Caption Foto : Abah Bupati didampingi Gus Wabup, Sekda dan Kepala DLH saa mteninjau pemgelolaan sampah
mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup Launching Program 100 Hari kerja Bupati dan Wakil Bupati yakni Refuse Derived Fuel – Sampah Untuk Energi Berkelanjutan oleh Bupati Jombang Warsubi didampingi Wakil.Bupati Jombang Salmanudin Yazid dengan melepas pengiriman perdana produk RDF (Refuse Derived Fuel) dari TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Banjardowo ke PT Semen Indonesia Pabrik Tuban. Bertempat di UPT Pengelolaan Sampah TPA Banjardowo Jombang. Senin (19/5/2025)
Pengelolaan sampah tersebut menggunakan sistem RDF diharapkan mampu mengurangi dampak negatif limbah dan bisa bermanfaat sebagai sumber energi alternatif atau bahan bakar industri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Miftahul Ulum mengatakan bahwa mesin pengolahan sampah sistem RDF didapatkan dari bantuan Kementerian PUPR.
Pada tahun pertama pengelolaan sampah pihaknya kerjasama dengan PT Semen Indonesia pabrik Tuban. Nantinya sampah hasil pengelolaan itu dikirim ke PT Semen Indonesia untuk bahan bakar industri pengganti batubara.
“Total penduduk warga Jombang sebanyak 1,4 juta jiwa sehingga potensi sampah kita setiap hari minimal 530 ton sampah, dan itu semua masih belum mampu mengolah seluruhnya, kita masih mampu mengolah di angka kurang dari 50 persen, sisanya masih belum bisa terkelola dengan baik,” terangnya.
Menurut Ulum, dari 49 persen ini sebagian sudah diolah sumber seperti TPS3R, di bank sampah, sisanya yang masuk di TPA potensinya sekitar 150 ton perhari masuk ke TPA Banjardowo.Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang.
“Kami menggunakan mesin khusus yang disebut mesin gibrig sampah. Mesin ini akan secara otomatis memilah sampah organik dan anorganik. Karena sampah anorganik yang tidak memiliki nilai jual akan diolah lebih lanjut menjadi RDF,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi usai meresmikan pengelolaan sampah RDF menegaskan jika Pemkab Jombang terus berkomitmen mengatasi persoalan sampah di kabupaten Jombang.
“Hal ini berjalan terus dan mudah – mudahan pemerintah Kabupaten Jombang bisa menambah lagi, kepada Pak Ulum agar bikin proposal lagi, kita bawa ke Kementerian PUPR supaya dibantu alat lagi sehingga pengolahan sampah di Jombang bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Bupati Warsubi juga memberangkatkan hasil pengelolaan sampah RDF yang dikirim ke PT Semen Indonesia Tuban yang telah bekerjasama dengan Pemkab Jombang untuk digunakan sebagai bahan bakar industri.
“Memilah sampah-sampah yang memiliki nilai ekonomis, sedangkan untuk organik akan jalan dibuat maggot , yang tidak laku dijual akan masuk jadi RDF dijual ke PT Semen Indonesia Tuban dijadikan bahan bakar,” pungkaanya. (yn)










