Caption Foto : Bupati Warsubi saat diwawancarai
mediapetisi.net -;Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kabupaten Jombang gelar pelantikan pengurus masa bhakti 2025-2030 dipimpin Ketua Bamag Jawa Timur Daniel Sugianto. Dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, Sekda Jombang Agus Purnomo, Waka Polres Jombang Kompol Christian Bagus Yulianto, perwakilan Satradar 222 Ploso, perwakilan Kodim 0814 Jombang, perwakilan Kejari Jombang, perwakilan Kemenag Jombang, para pendeta, ketua FKUB, ketua FKMJ, ketua FPK, ketua FKDM, Gusdurian, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Bertempat di ruang Bung Tomo kantor Pemkab Jombang. Jumat (16/5/2025)
Bupati Jombang Warsubi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang sangat mengapreasi kepada segenap pengurus Bamag kabupaten jombang yang baru, masa bakti 2025-2030.
“Semoga kepercayaan dan amanah ini dapat diemban dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, serta menjadi pengabdian yang membawa manfaat besar bagi umat Kristiani di Kabupaten Jombang,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus Bamag periode sebelumnya atas dedikasi, kontribusi, dan pengabdiannya untuk Kabupaten Jombang.
“Kabupaten Jombang merupakan daerah yang kaya akan kemajemukan. Kabupaten Jombang juga senantiasa aman, kondusif, serta relatif terbebas dari konflik yang berlatar belakang agama, suku, maupun ras. Keberagaman ini merupakan anugerah dari tuhan yang maha esa yang patut kita syukuri,” terangnya.
Warsubi mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Jjombang akan terus membuka ruang dialog, mendorong kolaborasi, serta mendukung setiap upaya yang dapat menguatkan kehidupan beragama dan sosial kemasyarakatan.
“Saya mengajak Bamag Kabupaten Jombang untuk menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan sosial, serta menjadi mitra aktif pemerintah daerah demi bersama-sama mewujudkan jombang maju dan sejahtera untuk semua,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kabupaten Jombang Pdm. Hosea Hendry menyampaikan, Bamag merupakan wadah komunikasi bagi umat Kristen dalam menghadapi tantangan sosial, budaya, dan hukum yang berkaitan dengan kehidupan beragama.
“Kami juga membangun dialog lintas agama untuk menciptakan harmoni dan perdamaian serta membangun hubungan sinergis dengan menciptakan dan memperkuat kemitraan antara gereja dengan pemerintah untuk mencapai tujuan bersama yaitu masyarakat yang adil dan sejahtera,” paparnya.
Hendry menjelaskan, program kerja pengurus masa bhakti 2025-2030 yakni, membantu masyarakat yang mengalami bencana alam, pembagian takjil pada bulan puasa, serta aksi sosial lainnya, pungkasnya. (yn)










