Caption Foto : Pj Bupati Jombang saat menyampaikan amanah

mediapetisi.net – Upacara Peringatan Hari Jadi ke 79 Provinsi Jawa Timur, Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang ke 114 dan Hari Santri Nasional 2024 yang dipimpin oleh Pj Bupati Jombang Teguh Narotomo. Dihadiri Forkopimda, Sekretaris Daerah, Bupati Jombang 2018-2024, Asisten, Staf ahli, Kepala OPD, Kabag. dan Camat. Bertempat di Alun-alun kabupaten Jombang. Senin (21/10/2024)

Upacara peringatan dirangkai dengan persiapan pasukan upacara, pembacaan sejarah singkat, sejarah Hari Santri, acara inti dan Pj Bupati Jombang sebagai pembina upacara yang didalamnya terdapat penghormatan kepada bendera lambang daerah pemerintah Provinsi Jawa Timur dan lambang daerah Kabupaten Jombang. Selain itu, Pj Bupati Jombang didampingi jajaran Forkopimda menyerahkan piala dan piagam kepada juara lomba sinergitas kecamatan tingkat Kabupaten tahun 2024.

Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo menyampaikan Upacara Hari Jadi 114 Pemerintah Kabupaten Jombang, Hari Jadi ke 79 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri Nasional tahun 2024 adalah pemikat pentingnya persatuan dan kesatuan dalam membangun bangsa dan daerah. Peringatan ini merupakan refleksi atas perjuangan kerja keras dan dedikasi kita semua baik sebagai masyarakat Jombang masyarakat provinsi Jawa Timur maupun sebagai bangsa yang menjunjung nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

Peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur yang ditandai dengan penyelenggaraan pemerintahan pada tanggal 12 Oktober 1945 yang dipimpin oleh Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo sebagai Gubernur yang melandasi penentuan hari jadi Provinsi Jawa Timur. Masyarakat Jawa Timur yang kental dengan semangat gotong royong, pelopor perjuangan, toleran dan agamis menjadi modal dasar pembangunan yang sangat fundamental sejak kepemimpinan terdahulu yang mencerminkan semangat juang dan kebersamaan masyarakat dengan capaian pembangunan yang ada di Jawa Timur dengan tujuan mewujudkan Nawa Bhakti Satya untuk Jawa Timur maju dan sejahtera.

“Hari ini memperingati 114 tahun berdirinya pemerintah Kabupaten Jombang yang secara resmi ditetapkan pada tanggal 21 Oktober berdasarkan peraturan Bupati Jombang nomor 63 tahun 2019 penetapan ini berdasarkan pada bukti sejarah yang kuat yaitu dokumen pemerintah Hindia Belanda nomor 553 tentang penghapusan Kabupaten Sidayu dan pemecahan kabupaten Mojokerto menjadi Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang pada tahun 1910,” terangnya.

Tema Hari Jadi ke 114 Pemkab Jombang yakni Spirit Jombang Inspirasi Negeri mengandung makna bahwa semangat kebersamaan, semangat pertumbuhan dan kerjasama adalah kunci bagi keberhasilan Kabupaten Jombang dalam memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan bangsa. Jombang harus mampu menjadi sumber inspirasi bagi daerah lain bagi negeri lain dengan tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat kita berbagai prestasi yang telah kita torehkan sepanjang tahun ini adalah bukti nyata kerja keras kita bersama. Jombang banyak mendapatkan prestasi dan mengurangi kemiskinan ekstrem.

“Kita akan menghadapi Pilkada 2024, oleh karena itu kita harus menerapkan demokrasi yang santun sesuai adat dan budaya Indonesia demokrasi. Kita harus optimis bahwa kita pasti mampu mengawal seluruh rangkaian proses Pilkada serentak dengan aman, damai dan kondusif. Sehingga nantinya akan melahirkan pemimpin daerah yang sesuai harapan masyarakat tentunya ini menjadi tanggung jawab kita bersama baik jajaran pemerintah TNI Polri KPU Bawaslu serta seluruh stakeholder terkait dan masyarakat,” harap Pj Bupati Narutomo.

Hari jadi Pemerintah Kabupaten Jombang juga berurutan dengan hari santri Nasional (22 Oktober) sebagai bukti bahwa Jombang tidak dapat dipisahkan dengan Pesantren. Pj Bupati Narutomo mengajak semua elemen untuk bergandengan tangan membangun Jombang dan Jawa Timur menuju kesejahteraan yang lebih baik dan berkeadilan dalam bingkai NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1995 karena menjadi landasan utama dalam setiap aspek kehidupan.

“Saya berharap santri di Kabupaten Jombang dapat terus berperang aktif dalam pengembangan ekonomi berbasis umat dan transformasi digital sebagai milenial sekarang semakin maju,” pungkasnya. (yn)