Caption Foto : Bupati Jombang saat membuka penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas TP PKK Kecamatan dan TP PKK Desa/Kelurahan Tahun 2023
mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan kegiatan penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas TP PKK Kecamatan dan TP PKK Desa/Kelurahan Tahun 2023 dibuka oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab. Dihadiri Kepala DPMD Sholahuddin Hadi Sucipto, Perwakilan Dinas Kesehatan dr. Wahyu, Ketua TP-PKK Wiwin Isnawati, dan segenap perwakilan pengurus PKK tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan. Bertempat di ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang. Rabu (05/07/2023)
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari dinas pemberdayaan masyarakat dan desa dengan memberikan dukungan kepada Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan maupun desa karena menjadi suatu mitra pemerintah kabupaten Jombang.

“Gerakan ini adalah gerakan nasional sehingga tim penggerak PKK menjadi pemicu keluarga bahagia dan sejahtera. Suksesnya pembangunan berada di kabupaten Jombang ialah sebagian daripada perjuangan tim penggerak PKK di kabupaten Jombang. Sebab TP PKK mengetahui caranya dalam membahagiakan keluarga dan mensejahterakan keluarga sehingga bisa mencerdaskan anak-anak bangsa,” terangnya.
Lanjut Bupati, agar TP PKK tingkat Kecamatan maupun Desa/Kelurahan untuk bisa memberikan bimbingan dan pembinaan pada seluruh masyarakat. Adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan untuk TP PKK tingkat Kecamatan hingga ke tingkat Desa/Kelurahan dalam memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kemampuan TP PKK tingkat Kecamatan maupun tingkat Desa/Kelurahan.
“PKK merupakan wadah bagi perempuan dalam menjalankan tugas dan kewajiban dengan ikut berperan serta dalam memajukan pembangunan di pemerintah kabupaten Jombang khususnya bisa memberdayakan lingkungan keluarga dengan kondisi aman, bahagia, dan sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jombang Sholahudin Hadi Sucipto menyampaikan, peserta dalam kegiatan ini, terdiri dari TP. PKK Kecamatan sebanyak 21 orang dari 21 kecamatan se Kabupaten Jombang dan TP. PKK Desa/Kelurahan sebanyak 306 orang dari 306 desa/kelurahan se Kabupaten Jombang. Tujuannya untuk terwujudnya penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas TP. PKK kecamatan dan Desa/Kelurahan dan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, pembentukan sikap dan prilaku TP. PKK kecamatan dan TP. PKK desa/kelurahan.
“Selain itu, untuk meningkatkan kemampuan TP. PKK kecamatan dan desa/kelurahan dalam melaksanakan tugas sebagai penggali, pengembang potensi masyarakat. Khususnya, keluarga, pembina, motivator, serta penggerak prakarsa gotong royong dan swadaya dalam dalam mewujudkan pembangunan partsipatif,” ungkapnya.
Ditempat sama, Ketua TP-PKK kabupaten Jombang Wiwin Isnawati Sumrambah mengatakan, upaya percepatan dominan stunting sudah dijelaskan di buku rakernas. Didalamnya diterangkan diantaranya landasan hukum di peraturan presiden nomor 99 tahun 2017 tentang gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
“Disini presiden menekankan bahwa keberhasilan pembangunan negara RI sangat bergantung pada keberhasilan pembangunan keluarga. Maka perlu adanya tim penggerak yaitu PKK. Posisi TP PKK yang tertera di peraturan presiden tersebut sebagai mitra,” jelasnya.
Lanjut Wiwin, Perpres tersebut diperjelas kembali Kemendagri otonomi daerah nomor 36 tahun 2020 tentang struktur PKK, bagaimana pelaporan serta penanggungjawabnya, dan bagaimana petunjuk teknis pelaksanaannya. Kemudian diolah kembali sebagai dasar merangkai yang namanya rakernas. Keberhasilan pembangunan keluarga berasal dari keluarga sejahtera. PKK disebut menjadi mitra pemerintah sehingga PKK harus mau bersinergi dengan semua program yang dijalankan negara Indonesia.
Menurutnya, Ketua TP-PKK mempunyai kesempatan besar dalam menjalankan kegiatan pemberdayaan masyarakat. PKK tidak hanya bergerak dalam terkait perempuan tetapi keluarga. Mengedepankan PKK dalam menghadapkan pemberdayaan merupakan mitra yang tepat untuk melakukan kerjasama terkait penurunan neraca stunting.
“PKK dinilai mampu mencetak generasi bangsa jauh lebih baik, baik dari tumbuh kembangnya, kesehatan, dan kecerdasannya. Ada 10 program PKK diantaranya penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, dan perenang sehat,” tandas Wiwin. (iin)










