Caption Foto : Bupati dan Wabup Jombang bersama Kepala DPMPTSP dan Penerima Bantuan

mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) menggelar Business Gathering dengan tema “Meningkatkan Komitmen untuk Peningkatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi yang Berdaya Saing” dibuka Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab. Dihadiri Ketua APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Jatim, Wakil Bupati Jombang, Asisten 2,Kepala OPD, Direktur Perumda, Camat dan Asosiasi Pengusaha Kabupaten Jombang. Bertempat di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang. 

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jombang Wor Windari menyampaikan Temu Usaha (Business Gathering) dengan tema tingkatkan komitmen untuk peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing ini langsung dinarasumberi Direktur CV. Mitra Karsa Utama, Hafidz Leviyanto. Temu usaha (business gathering) ini untuk meningkatkan sinergitas pemerintah daerah dengan pelaku usaha dalam rangka menciptakan Iklim Investasi di Kabupaten Jombang.

“Peserta temu usaha sebanyak 80 orang terdiri dari organisasi Perangkat Daerah terkait, Ketua APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Provinsi Jatim, dan Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) Jombang 18 orang, PMA (Penanaman Modal Asing) 20 orang, PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) 30 orang, Pelaku IKM/UMKM (Industri Kecil Menengah/Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) 12 org,” terangnya.

Lanjut Wor Windari, untuk pembiayaan Kegiatan Business Gathering Tahun 2023 dibebankan pada DPA-SKPD Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2023. Tujuan kegiatan ini untuk memfasilitasi atau mempertemukan antar pelaku usaha yang ada di Kabupaten Jombang dalam upaya meningkatkan Pertumbuhan Investasi.

“Selain itu, meningkatkan hubungan dan kerjasama bisnis antara para pelaku usaha di dalam maupun di luar Kabupaten Jombang dan mampu mensinergikan pemasaran potensi usaha UMKM agar dapat bersaing dengan pengusaha modern serta meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Kabupaten Jombang,” ujanya.

Sementara itu, Bupati Mundjidah mengatakan, pelayanan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Jombang diturunkan ke desa. Untuk semua para pengusaha tidak lupa CSR nya sesuai ditempatkan dan kolaborasikan dengan program pemerintah kedepan bisa berkolaborasi program berada di pemerintah.

“Saat ini mungkin menghadapi masalah stunting bagaimana cara mengatasi stunting. Nah, perusahaan didaerah itu pun juga kena CSR, tidak semua diberikan kepada masyarakat dilingkungan setempat perusahaan. Tahun ini bank Jatim menjadi ketua asosiasi perusahaan dan sekretarisnya dari pihak Bappeda. Suatu saat akan ada kegiatan dari Bappeda agar bisa berkolaborasi dan sinergi  dengan program pembangunan di pemerintah kabupaten Jombang,” jelasnya.

Bupati Jombang meminta untuk ada pertemuan seperti itu untuk meningkatkan sinergitas antara pengusaha dengan program sudah terlaksana, dukungan dari pengusaha dan investor. Kedepannya bisa menyisihkan CSR menangani masalah bersama.

“Terimakasih telah berinvestasi di kabupaten Jombang artinya sudah sangat mendukung pembangunan di kabupaten Jombang. Bersama-sama meningkatkan pertumbuhan ekonomi disuatu daerah salah satunya dengan meningkatkan pertumbuhan investasi dan bisa dikembangkan di kabupaten Jombang,” tandasnya. (iin)