Caption Foto : Arumi Bachsin saat mewisuda Lansia Tangguh

mediapetisi.net – Wisuda Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) dan Wisuda Sekolah Keluarga Kabupaten Jombang Tahun 2022 oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak. Bertepatan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang ke 112. Dengan konsep “Belajar Sepanjang Hayat, Bahagia Sepanjang Waktu”. Ada 403 orang yang lulus dan menjalani prosesi wisuda di Pendopo Kabupaten Jombang. Rabu (26/10/2022).

Hadir juga Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Maria Ernawati, Ketua Yayasan Indonesia Ramah Lansia (IRL), Dwi Endah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang; Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PPPA) dr. Puji Umbaran.

Secara simbolis peserta terbaik dan tertua Sekolah Lansia Tangguh Angkatan 1 Kabupaten Jombang yang diwisuda terbaik 1 Bina Keluarga Lansia (BKL) Bougenville Kecamatan Diwek Sih Wihastuti, BKL Dahlia Peterongan Djona dan BKL Kenangan Jombang Sukarmiati. Terbaik 2 BKL Bougenville Diwek Rudatin Kawedar, BKL Dahlia Peterongan Nariyah dan BKL Kenanga Jombang Tiah.  Sedangkan yang tertua (paling senior) BKL Bougenville Diwek Suprapto (78 th), BKL Dahlia Peterongan Jumina (83 th), BKL Kenanga Jombang Kalidin (80 th)

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengucapkan selamat atas pencapaian 130 peserta Wisuda Sekolah Lansia Tangguh dan 300 peserta Wisuda Sekolah Keluarga di Kabupaten Jombang. Semoga ilmu yang telah diterima pada pendidikan informal di sekolah lansia tangguh dan sekolah keluarga, dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.

“Ini sangat luar biasa karena di usia diatas 60 tahun, tapi semangatnya masih tinggi dan itulah yang menjadikan energi positif, yang memberikan inspirasi positif buat kita semua terlebih untuk calon-calon lansia dan kedepannya dapat mengikuti role model para wisudawan/wisudawati yang tadi baru saja diwisuda,” ucapnya.

Menurut Bupati Mundjidah, Lansia yang tangguh, sehat dan tetap produktif adalah menjadi salah satu pilar dalam menjaga eksistensi bangsa yang dapat berperan sebagai agen perubahan sekaligus menjadi support system bagi daerah.

Bupati Jombang mengapresiasi sekolah lansia tangguh dan sekolah keluarga di Kabupaten Jombang yang dapat menginspirasi masyarakat Kabupaten Jombang dan memberdayakan lansia sebagai lansia yang produktif, aktif, mandiri dan menjadi teladan di lingkungan sekitarnya terutama keluarga, serta bisa membantu mendukung tercapainya visi Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing.

“Saya optimis, melalui sekolah ini akan membuat para lansia menjadi lebih produktif sehingga tidak hanya menjadi beban bagi usia produktif, tetapi menjadi pendorong ke generasi dibawahnya yang akan memasuki usia produktif. Selain itu, diharapkan setelah menyelesaikan proses pembelajaran di sekolah lansia tangguh ini, para Lansia bisa menjadi motivator bagi lansia maupun kelompok bina keluarga lansia lainnya tentang arti pentingnya belajar sepanjang hayat,” tandasnya.

Sementara itu Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa Sekolah Lansia Tangguh merupakan program BKKBN yang bekerjasama dengan IRL (Indonesia Ramah Lansia) sebagai perwujudan dari konsep pendidikan non formal sepanjang hayat bagi lansia, terutama lansia yang masih potensial di dalam keluarga dan masyarakat, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku, dan keterampilan keluarga lansia dalam meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan lansia.

“Secara teori, setiap manusia memiliki beberapa fase kehidupan yang akan dilaluinya sepanjang hayat. Fase kehidupan manusia pertama dimulai sejak masa konsepsi dalam kandungan dan fase kehidupan terakhir adalah masa lansia. Kita semua tentu berharap bahwa kita akan dapat melalui semua fase kehidupan kita dengan baik dan mencapai masa tua yang bahagia,” terangnya.

Konsep successful ageing adalah masa tua yang terjadi dengan ketiadaan penyakit dan faktor-faktor risiko penyakit, kemampuan fisik dan kognitif yang terjaga, serta keterlibatan dalam aktivitas yang produktif, sehingga dapat mencapai kepuasan dan kebahagiaan dalam hidup.

“Terima kasih kepada para keluarga pendamping lansia yang telah memberi dukungan terbaik mereka bagi para lansia untuk dapat mengikuti Sekolah Lansia Tangguh dari awal hingga akhir. Saya juga ikut merasa bangga sekaligus terharu kepada seluruh peserta Sekolah Lansia Tangguh yang tetap bersemangat mengikuti sekolah hingga tiba wisuda hari ini,” pungkasnya. (lis)