Caption Foto : Mensos Tri Rismaharini saat kunjungan ke korban tragedi Kanjuruhan

mediapetisi.net – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan di Jombang Jawa Timur, Sabtu (15/10/2022). 

Mensos Tri Rismaharini kunjungannya kali ini menyalurkan santunan dari Kementrian Sosial RI berupa uang tunai sebesar Rp 15 juta ditambah Sembako.

Selain di Jombang, Mensos juga menyalurkan santunan kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan di Purwosari, Pasuruan Jawa Timur. “Sesuai aturan, untuk korban meninggal mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta. Sedangkan korban luka berat mendapat santunan Rp 5 juta, dan luka ringan Rp 2,5 juta,” jelas Mensos Risma.

Kemensos juga memberikan pendampingan psikolog bagi korban yang mengalami trauma.

“Untuk yang mengalami trauma mendapatkan pendampingan. Semoga seluruh keluarga yang di tinggalkan senantiasa di beri kekuatan. Ada istri yang meniggalkan anak masih bayi. Nah, untuk anak yatim juga akan kita masukkan dalam daftar penerima Bansos,” tandasnya

Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan menerima santunan di kecamatan Ngusikan, dengan di saksikan oleh camat setempat, Sekretaris Jombang Agus Purnomo dan perangkat desa lainnya. Mensos Risma bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Anisah Syakur, menyerahkan langsung ke Kesi Ernawati (48), warga Dusun Mernung Lor, Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Jombang.

Kesi merupakan ibunda dari Muhammad Irsyad Aljuned (17), pelajar kelas XII SMK Negeri Kudu Jombang. Irsyad meninggal dunia saat terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) lalu. Korban berangkat ke Malang mengendarai sepeda motor, berboncengan dengan adiknya, Achmad Yazid Novel (14).

Namun Novel tidak ikut menonton di dalam Stadion Kanjuruhan, karena tak kebagian tiket. Akhirnya ia menunggu di rumah pamannya. Sedangkan kakaknya berangkat menonton bersama paman dan dua orang sepupunya, Astrid serta Haikal.

“Anak saya Irsyad dan dua sepupunya meninggal. Irsyad di temukan di Rumah Sakit WAVA Kepanjen Malang. Kami menemukannya saat subuh. Di kenali lewat bajunya. Sedangkan dua sepupunya di temukan malam hari. Semuanya meninggal. Ada luka lebam, mungkin terinjak,” kata Kesi usai menerima bantuan dari Mensos Risma.

Kesi menyampaikan terimakasih atas santunan yang di berikan melalui Mensos Risma. Sekaligus berharap Tragedi seperti di Kanjuruhan tidak terulang lagi. “Semoga ini (Tragedi Kanjuruhan) yang terakhir,” ucapnya.

Pelu diketahui, Pusuruan Jawa Tmur, terdapat 23 keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang di temui oleh Mensos Risma untuk menerima santunan dari pemerintah RI. Mereka adalah ahli waris korban meninggal, dan luka-luka yang berasal dari Kota/Kabupaten Malang, Kota Batu, Probolinggo, Jember dan Pasuruan. (lis)