Caption Foto : Bupati Jombang saat membuka pertarungan Kejuaraan Karate-ka antar pelajar se-Jawa Timur
mediapetisi.net – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab membuka pertarungan Kejuaraan Karate-ka antar pelajar se-Jawa Timur selama 2 hari 28-29 Mei 2022 ditandai dengan pemukulan gong. Dihadiri Wakil Bupati Sumrambah, Kapolres Jombang AKBP M Nur Hidayat, didampingi Pejabat Utama Polres, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Senen, S.Sos, M.Si, Ketua Umum KONI Kabupaten Jombang Heru Ariwanto, Ketua FORKI Jombang Kwat Prayitno dan Wasit Juri pertandingan serta disaksikan peserta. Bertempat di GOR Merdeka Jombang. Sabtu (28/5/2022)
Pertarungan Kejuaraan Karate-ka antar pelajar se-Jawa Timur memperebutkan Piala Dinas Pendidikan XI, Piala Kapolres III dan Piala KONI Kabupaten Jombang III tersebut diikuti 1.152 atlet putra-putri berasal dari 91 kontingen, pelajar usia SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa usia 21 tahun. Mereka akan bertarung pada 1.254 kelas. Kelas Kata (laga) mulai usia pra dini, umur murid TK (PAUD) maupun kelas Kumite (tarung) usia mahasiswa under 21 tahun.

Bupati Mundjidah menyampaikan apresiasi sangat tinggi atas diselenggarakan kejuaraan karate-ka secara rutin di Kabupaten Jombang. Kejuaraan tersebut sebagai bukti pembinaan generasi muda penerus perjuangan bangsa sangat positif. Selain itu bermanfaat untuk menjauhkan generasi bangsa terhindar pengaruh pemakaian narkoba, perkelahian massal dan hal negatif lainnya.
“Saya sampaikan terima kasih digelarnya kejuaraan karate-ka ini dan sangat positif, bisa membentuk karakter generasi yang tangguh, memiliki jiwa kesatria, ajang menyalurkan bakat, serta memupuk prestasi, sehingga bisa membentuk SDM berkualitas, menggalang persaudaraan, sekaligus ajang mencari karateka muda berbakat,” ucapnya.
Bupati Mundjidah berpesan agar seluruh atlet menjunjung sportivitas, wasit juri yang bertugas bisa bekerja dengan profesional dan serius sehingga akan melahirkan atlet-atlet berprestasi harapan bangsa, khususnya bagi pengurus olahraga karate. “Saya berharap para atlet bisa mempertahankan dan meningkat prestasi, menggapai target juara yang tinggi, diajang ini menjadi momentum wadah pembelajaran yang baik. Pegang teguh janji Karate, sanggup memelihara kejujuran, sanggup menjunjung sportifitas, sanggup menjaga sopan santun dan patuh terhadap peraturan,” harapnya.
Sementara itu, koordinator panitia M. Makfudz mengatakan bahwa momentum kejuaraan ini menjadi ajang pendadaran atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selain sebagai ajang diklat bagi tim kontingen dari Denpasar Bali, untuk meningkatkan skill para atletnya, guna menghadapi kejuaran lebih tinggi.
“Piagam prestasi dari Kejuaraan ini bisa membantu para pelajar memasuki ajaran baru dari jalur prestasi,” pungkasnya. (lis)









