Caption Foto : Gubernur Khofifah bersama Komisaris dan Direksi Bank Jatim

mediapetisi.net – Kinerja Bank Jatim pada tahun buku 2021 tumbuh positif dengan kenaikan total aset sebesar 20,45% dari tahun sebelumnya. Dimana total aset Bank Jatim tahun 2021 mencapai Rp 100,723 trilliun. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja positif Bank Jatim ini. Khofifah mendorong agar Bank Jatim tidak hanya untuk menjadi profit institution, tetapi juga menggairahkan sektor ekonomi di daerahnya, dengan turut membantu penyaluran kredit guna penguatan ekspansi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Secara umum kinerja keuangan Bank Jatim pada tahun 2021 relatif stabil sementara kendala-kendala pada pandemi Covid-19 ini luar biasa,” ungkap Khofifah saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jatim Tanun 2021 di Ruang Bromo Lt 5 Kantor Pusat Bank Jatim, Kamis (17/3/2022) 

Dari segi membangkitkan UMKM, Bank Jatim telah melakukan percepatan penyaluran Dana Bergulir. Realisasi penyaluran Dana Bergulir Bank Jatim per Februari 2022 mencapai Rp 506,756 miliar untuk 12.633 debitur. “Kita terus dorong agar Bank Jatim mampu menjadi institusi yang membantu UMKM kita untuk bangkit lewat percepatan penyaluran dana bergulir dan kredit,” tegasnya.

Gubernur Khofifah berpesan agar Bank Jatim dapat terus melakukan perbaikan manajemem perkreditan melalui evaluasi berkala setiap resiko kredit yang terjadi serta mengantisipasi gejala-gejala resiko di masa mendatang. Hari ini dan yang akan datang daya saing lembaga keuangan akan semakin tinggi. Maka Bank Jatim harus dapat  meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasional sehingga rasio Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) dapat dijaga pada angka yang ideal dan sehat.

“Kunci utama dalam industri perbankan adalah kepercayaan dan kehati-hatian, tidak bosan saya berpesan bahwa kepercayaan itu mahal harganya. Bank Jatim juga ikut serta dalam upaya-upaya inisiatif menjaga lingkungan demi masa depan bumi yang lebih baik. Sehingga Bank Jatim turut mengimplementasikan green branding,” terangnya.

Sementara itu Dirut Bank Jatim Busrul Iman bersyukur pelaksanaan RUPS Tahun buku 2021 telah berjalan dengan baik dan diterima oleh seluruh pemegang saham. Anbke depan ia berharap Bank Jatim akan mampu tumbuh berkembang dan berprestasi lebih baik.

“Alhamdulillaah pada hari ini telah kita simak bersama RUPST 2021 di tahun ini telah berjalan dengan baik semua mata acara juga telah diterima dengan baik eh seluruh nya dan tentu ini  awal yang baik untuk bank Jatim ke depannya bisa tumbuh dengan lebih baik bisa eksis dan bisa memperoleh suatu prestasi yang lebih baik lebih membanggakan di tahun ini dan tahun ke depannya,” tandasnya.

Selanjutnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik jajaran Komisaris dan Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim). Dihadiri Pj. Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi, jajaran Komisaris Bank Jatim Mohamad Mas’ud, Heru Tjahjono dan Candra Fajri Ananda, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman, serta jajaran direksi Bank Jatim. Bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Adapun jajaran komisaris dan direksi yang dilantik tersebut yakni Suprajarto sebagai Komisaris Utama, Sumaryono sebagai Komisaris Independen, R. Arief Wicaksono sebagai Direktur Konsumer Ritel dan Usaha Syariah, serta Edi Masrianto sebagai Direktur Komersial dan Korporasi Bank Jatim. (hms/lis)