Caption Foto : Wabup Sumrambah saat pemaparan
mediapetisi.net – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDIP, SW Nugroho gelar Sarasehan “Budaya luhur bangsa sebagai modal dasar menghadapi persaingan global” dihadiri oleh Wakil Bupati Jombang, Sumrambah serta seluruh Kordinator Kecamatan BSPN (Badan Saksi Pengurus Nasional) di Kabupaten Jombang. Bertempat di Hotel Green red Jombang. Sabtu (26/02/22)
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDIP, SW Nugroho menyampaikan, sarasehan yang di gelar tersebut merupakan program yang berhubungan dengan program dari DPRD Provinsi Jawa timur untuk melakukan sarasehan tentang wawasan kebangsaan dengan tema.
“Tujuan dari kegiatan sarasehan ini yakni bagaimana kita bisa menanamkan budaya luhur kita menjadi filter bagi masuknya budaya budaya asing yang tidak cocok, sekaligus kita lebih mengenali lagi budaya luhur bangsa kita untuk modal dasar dalam menghadapi persaingan global,” tuturnya.
Lanjut Nugroho, sesungguhnya bangsa Indonesia punya budaya luhur yang sangat tinggi nilainya ketika kita lakukan dengan hati hati, nasionalisme, hemat dan seterusnya. Apabila hal tersebut dapat dipertahankan dan dikembangkan pada diri masing-masing maka akan mampu untuk menghadapi persaingan global.
Setiap kader PDI Perjuangan adalah legend of ideology. Dengan hal tersebut, untuk para kader diharapkan dapat mengembangkan ideologi di wilayah masing-masing dan dapat implementasikan di dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kita dengan adanya kegiatan yakni Kesadaran ideologi itu akan tumbuh kembali dan juga bagaimana mereka memahami dan mengimplementasikan ideologi dalam hal ini adalah Pancasila di kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Jombang, Sumrambah juga selaku ketua BSPN mengatakan, salah satu tujuan berkumpul nya kader – kader dan BSPN yakni guna memenuhi tugas yang memang akan menjadi penerus bangsa dan negara.
“Sebagai penerus bangsa dan negara maka harus tahu apa yang di butuhkan bangsa dan negara. Salah satunya dengan mempertahankan budaya luhur bangsa. Apabila budaya luhur bangsa kita dapat di pertahankan maka kita bisa memanfaatkanya sebagai modal dasar dalam menghadapi persaingan global,” tegasnya.
Sedangkan itu, tujuan lain dari dikumpulkannya para kader dan Kordinator Kecamatan BSPN (Badan Saksi Pengurus Nasional) se Kabupaten Jombang yakni untuk menyongsong kemenangan di tahun 2024. Mau tidak mau tahun 2024 harus kita menangkan, bukan sekedar ingin menguasai legislatif atau kader menjadi dewan atau pejabat lainnya tetapi kita harus memenangkan demi kesejahteraan dan kemajuan bangsa dan negara.
Menurut Sumrambah, apabila ingin menang di tahun 2024, maka partai PDI Perjuangan harus ada dan hidup di tengah-tengah masyarakat. Kader-kader inilah yang akan menjadi tokoh mewakili rakyat, maka harus menjaga sikap. Hal yang terpenting ketika menjadi seorang kader adalah semua yang telah di lakukan harus bisa menjadi teladan masyarakat dan harus bisa memenangkan tahun 2024.
“Agar kita dapat hidup di tengah-tengah masyarakat maka kita juga harus bisa menurunkan program program yang bermanfaat untuk masyarakat, salah satunya yakni BSPN setiap tahun memiliki program memberikan 200.500 unit rumah dengan dana 20 juta masing-masing agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan kita bisa hidup di tengah tengah masyarakat,” pungkas Sumrambah. (lis)










