Caption Foto : Bupati Jombang saat tandatangani monumen KH. Wahid Hasyim
mediapetisi.net – Bupati Jombang meresmikan Rehabilitasi Saluran Drainase dan Trotoar Jalan KH. Wahid Hasyim. Didampingi Wakil Bupati Jombang, Forkopimda, Plt. Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Ketua TP- PKK Jombang dan Camat se kabupaten Jombang serta Tokoh Agama dan Bertempat di perempatan Kebon Rojo Jombang. Minggu Malam (12/12/2021)
Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan rehabilitasi saluran drainase dan trotoar jalan KH. Wahid Hasyim merupakan keinginan masyarakat untuk segera menikmati fasilitas trotoar bagi pejalan kaki juga kaum difabel dan sudah ditunggu tunggu masyarakat.
“Alhamdulillah semoga Rehabilitasi Saluran Drainase dan Trotoar Jalan KH. Wahid Hasyim ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Jombang. Setelah trotoar selesai, secara bertahap kita juga akan membangun gedung kesenian ditahun 2022. Kemampuan anggaran, membuat kita harus melaksanakan pembangunan yang diharapkan masyarakat secara bertahap, jalan – jalan juga akan diperbaiki. Saya minta mari kita jaga fasilitas umum milik kita bersama ini. Jaga kebersihannya juga,” ungkapnya.
Bupati Mundjidah menyebut akan meresmikan Revitalisasi Alun – Alun jelang tahun baru. Meski saat ini belum diresmikan namun antusias masyarakat untuk segera memanfaatkan fasilitas ini juga luar biasa. “Mohon doa restunya, semoga kita selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan Rohmat oleh Alloh SWT. Diberikan panjang umur, rejeki yang barokah, keluarga sakinah mawadah warahmah. Mari kita bersama bersinergi, bergotong royong untuk mendukung terwujudnya pembangunan di Kabupaten Jombang,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang Heru Widjajanto menjelaskan bahwa diawali dari pola pemikiran, di mana Jombang terjadi hujan deras mendapatkan laporan bahwa di sepanjang jalan Wahid Hasyim ini sering terjadi genangan khususnya di pojok timur disisi alun alun. Sepanjang jalan Wahid Hasyim merupakan drainase peninggalan jaman Belanda, jadi ketika dobongkar 95% lebih dari hasil sudah tertutup dengan sedimen dan otomatis ketika hujan tidak mampu menampung air yang ada sehingga terjadi genangan walaupun sudah ada trotoar.
Selain itu, jalan Wahid Hasyim merupakan sebuah jalan yang aktivitasnya sangat tinggi sehingga dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan para pejalan kaki khususnya saudara kita yang mengalami difabel juga tunanetra, maka dari itu kita perbaiki trotoar yang ada. Sehingga dilakukan rehabilitasi jalan Wahid Hasyim yang menelan biaya 16 Miliar 826 juta 839 ribu dan dana tersebut murni dari APBD kabupaten Jombang tahun 2021.
“Hari ini, rehabilitasi saluran drainase dan trotoar jalan KH. Wahid Hasyim sudah selesai dan diresmikan sehingga mampu mengatasi terjadinya genangan air akibat curah hujan yang tinggi. Aktifitas pejalan kaki yang cukup tinggi serta para Difabel bisa memanfaatkan trotoar dengan nyaman. Terlebih lagi juga ada jalur bagi pesepeda yang mendapat respon positif bagi pesepeda. Wajah kota Jombang menjadi cantik, perekonomian meningkat membantu percepatan ekonomi, dan dapat menjadi wisata alternatif dalam kota, yang lebih indah dan menarik,” pungkas Heru.
Perlu diketahui, peresmian ditandai dengan pemberian bantuan kepada para pasukan kuning sejumlah 380 orang, penekanan tombol secara sirine secara bersama sama dan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Jombang. Selanjutnya Bupati bersama Forkopimda meninjau ke tenda tenda bazar UMKM yang ada disepanjang jalan KH. Wahid Hasyim Jombang. (lis)










