Caption Foto : Perwakilan PT Junrich Development Indonesia bersama warga saat melakukan pengurukan

mediapetisi.net – Meski belum produksi, Pabrik Mainan Anak PT Junrich Development Indonesia yang berada di Desa Mancar, Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga masyarakat sekitar.

Saat ini pihaknya melakukan kegiatan peduli lingkungan berupa pengurukan dan pemadatan bahu jalan di lingkungan SDN Mancar dan SMP Negeri 1 Peterongan bersama Dinas PUPR dan normalisasi saluran air di lingkungan permukiman warga sepanjang 1.000 meter lebih.

“Pengurukan dan pemadatan bahu jalan di lingkungan sekolah sangat diperlukan agar anak-anak terjamin keselamatannya dalam berkendara menuju sekolah bisa aman dan nyaman. Sedangkan normalisasi saluran air juga diperlukan agar tidak terjadi banjir di lingkungan warga. Selain itu, saluran air menjadi bersih Indah dan sehat,” terang Mr. Wang An Xin Direktur PT Junrich Development Indonesia ketika dikonfirmasi. Sabtu (31/1/2026)

Lanjut Mr.Wang An Xin, meski pabrik belum beroperasi pihaknya melakukan kegiatan bantuan sosial maupun kegiatan kepedulian lingkungan karena ntuk menjalin hubungan baik, mendapatkan social license to operate (izin sosial), serta memenuhi kewajiban tanggung jawab sosial perusahaan sejak tahap konstruksi. Kedepan pihaknya terus melakukan sesuai kemampuan perusahaan.

“Perlu diketahui, sebelumnya pada hari Minggu 25 Januari 2026, kami juga memberikan bantuan sembako atau paket bantuan sosial kepada warga sekitar pabrik/perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial.” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Pelayanan Pembangunan Pabrik Mainan Anak (TP4MA) Ali Arifin mengapresiasi pihak perusahaan bahwa masukan dan sarannya kepada Perusahaan direspon baik. Bahkan pihak pabrik langsung melaksanakan kegiatan peduli lingkungan di dua titik lokasi sekaligus, yakni pengurukan dan pemadatan bahu jalan serta normalisasi saluran lingkungan warga.

“Untuk pengurukan dan pemadatan bahu jalan karena statusnya jalan kabupaten maka kami tetap koordinasi dengan PUPR. Hasilnya pihak perusahaan yang menyediakan material, sedangkan yang mengerjakan dari pihak PUPR sehingga secara teknis sesuai speck,” tegasnya.

Sedangkan normalisasi saluran dan perbaikan tembok penahan saluran dikerjakan selama 3 hari dengan tenaga kerja dari warga setempat.

“Lingkungan sekitar pabrik mulai dari pihak sekolah, tokoh masyarakat maupun warga meras senang dengan kehadiran pabrik di desa Mancar ini. Semoga pabrik segera cepat beroprasi sehingga warga desa Mancar dan sekitarnya dapat pekerjaan dan berpenghasilan sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga,” pungkas Ali Arifin. (yn)