Caption Foto : Pejabat Pemkab Jombang yang dilantik
mediapetisi.net – Menjelang akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksanakan pelantikan sejumlah pejabat eselon II B setingkat kepala OPD oleh Bupati Jombang Warsubi. Dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Asisten, dan Kepala OPD. Bertempat di ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang. Selasa (30/12/2025)
Ada 13 orang pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya yakni :

Bupati Warsubi menegaskan bahwa pengukuhan kembali Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini merupakan amanat Pasal 133 PP Nomor 11 Tahun 2017. Regulasi tersebut mengatur bahwa jabatan pimpinan tinggi hanya dapat diduduki selama 5 tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi kinerja serta kebutuhan instansi.
“Pelantikan ini adalah penegasan komitmen kita untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan responsif. Semua dilakukan berdasarkan objektivitas, kompetensi, dan rekam jejak yang jelas,” tegasnya.
Momentum ini juga menandai penguatan struktur Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) sesuai Perbup Jombang Nomor 119 Tahun 2023. Bupati berharap Bapperida tidak hanya menjadi unit administratif, melainkan motor penggerak pembangunan yang adaptif.
“Saya meminta Bapperida memastikan perencanaan pembangunan kita berbasis data dan berorientasi hasil (outcome oriented). Kita harus menjawab tantangan digitalisasi, ketahanan pangan, hingga penguatan inovasi daerah guna mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua,” pesan Bupati.
Kepada para pejabat fungsional yang baru dilantik, Bupati berpesan agar mereka menjadi penggerak birokrasi modern. Beliau menekankan pentingnya profesionalitas sesuai keahlian masing-masing untuk meningkatkan kualitas layanan publik secara langsung.
“Untuk itu, saya mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjaga integritas dan etos kerja. Jadilah pejabat yang kompeten, produktif, serta mampu menjadi penggerak peningkatan kualitas layanan dan inovasi,” pungkasnya. (yn)










