Caption Foto : Dari kiri Wakil Ketua DPRD Gus Sentot, Ketua DPRD Hadi Atmaji, Gus Wabup dan Kepala Bappeda Hartono
mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang resmi menggelar Kick Off Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 menjadi langkah awal penentuan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah dua tahun ke depan. Bertempat dii Ruang Soero Adiningrat Kantor Pemkab Kabupaten Jombang, Senin (15/12/2025)
Bupati Jombang Warsubi melalui Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid menyampaikan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus dilakukan secara realistis dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Ia mengungkapkan adanya potensi tekanan cukup berat pada postur APBD 2027 yang menuntut penerapan kebijakan efisiensi belanja secara ketat.
“Berdasarkan tinjauan awal kemampuan keuangan daerah, terdapat potensi defisit yang mengharuskan kita tidak lagi bekerja dengan cara-cara biasa. Efisiensi belanja dan penajaman skala prioritas menjadi keharusan,” terangnya.
Gus Wabup panggilan akrab Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid menegaskan agar seluruh perangkat daerah tidak lagi menggunakan pola kegiatan copy-paste dari tahun sebelumnya tanpa dampak nyata. Tema pembangunan Kabupaten Jombang tahun 2027 difokuskan pada Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer yang bertujuan menggerakkan ekonomi rakyat.
“Selain itu, kami meminta penyusunan Rencana Kerja (Renja) OPD memprioritaskan program wajib nasional serta program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemerataan pembangunan wilayah,” tegasnya.
Pada sektor infrastruktur, Bupati menekankan pentingnya pemenuhan mandatory spending minimal 40 persen dari total belanja APBD untuk infrastruktur pelayanan publik. Tahun 2027 disebut sebagai tahun penentuan bagi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jombang.
Ia memaparkan empat sektor infrastruktur vital yang menjadi prioritas, yakni pembangunan dan rehabilitasi jalan kabupaten, irigasi sekunder, penerangan jalan umum (PJU), serta rehabilitasi gedung sekolah. Saat ini, kemantapan jalan kabupaten baru mencapai 74,75 persen dari target 80–90 persen, sementara kondisi baik irigasi sekunder masih berada di angka 42,71 persen. Ketersediaan PJU di jalan kabupaten juga baru mencapai 41,24 persen, serta masih terdapat ratusan sekolah yang mengalami kerusakan sedang.
Sejalan dengan itu, usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Tahun 2027 akan difokuskan pada kegiatan yang lebih spesifik dan terukur guna mendukung pembangunan infrastruktur strategis yang berkelanjutan.
“Pembatasan menu bukanlah pembatasan aspirasi, melainkan pengarahannya agar sesuai kemampuan APBD dan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Gus Wabup.
Gus Wabup berharap seluruh jajaran eksekutif dan legislatif memiliki pemahaman yang sama dalam proses perencanaan pembangunan ke depan. Ia juga meminta kepala OPD mencermati paparan teknis terkait kemampuan fiskal dan timeline penyusunan RKPD yang ketat.
“Mari kita bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas demi mewujudkan Jombang maju dan sejahtera untuk semua,” pungkasnya.(yn)










