Caption Foto :  Plh. Kepala Disdikbud saat membuka program Cha-Ching Curiculum

mediapetisi.net – Program Cha-Ching Curriculum adalah program pendidikan literasi keuangan untuk siswa sekolah dasar yang focus pada konsep dasar keuangan yaitu mendapatkan (earn), menabung (save), belanja (spend) dan menyumbang (donate) yang dikemas dalam video pembelajaran. Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Kepala Bidang Sekolah Dasar Diknas Jombang Yakni Rhendra Kusuma. Selasa (18/8/2025)

Program tersebut merupakan kerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI) dan Prudential yang kerjasama sudah sejak tahun 2023.

 

“Sedangkan tahun 2025 ini merupakan tahun ajaran ke-3 implementasi program cha-ching curriculum di kabupaten Jombang. Jumlah peserta Jumlah peserta selama 3 hari yaitu 385 guru Sekolah Dasar terbagi dari 355 sekolah di Kabupaten Jombang,” terang Rhendra.

Sementara itu narasumber bernama Ica Permata – Senior Program Officer Prestasi Junior Indonesia menyampaikan, Program Cha-Ching Curriculum membekali para guru sekolah dasar di Jombang dengan pemahaman dan keterampilan yang tepat untuk mengajarkan literasi keuangan sejak dini kepada anak-anak.

Tahun ini, program menargetkan dapat menjangkau 9.030 siswa melalui 385 guru dari 355 sekolah dasar di Jombang. Tujuan utama kami adalah agar para siswa memiliki dasar yang kuat dalam mengelola uang, memahami konsep earn, save, spend, dan donate, serta mampu membuat keputusan finansial yang bijak di masa depan.

“Kami berharap program ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi muda yang cerdas secara finansial, serta mendukung terciptanya masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera di masa depan,” harapnya.

Perlu diketahui Program Cha-Ching Curriculum menawarkan berbagai manfaat, terutama dalam meningkatkan literasi keuangan anak-anak usia dini. Mengajarkan konsep dasar keuangan seperti memperoleh, menabung, berbelanja, dan menyumbang.

“Selain itu, juga membantu anak-anak memahami pentingnya menghargai uang, menghormati orang tua yang mencari nafkah, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. Selain itu, membekali anak-anak dengan pengetahuan, keterampilan, dan alat yang dibutuhkan untuk membuat keputusan keuangan yang tepat di masa depan,” pungkas Ica. (yn)