Caption Foto : Kepala Desa saat mengikuti carnival

mediapetisi.net – Bandung Carnival season lll mengusung tema Keragaman Budaya Nusantara, diberangkatkan langsung Kepala Desa Bandung Anang Fauzi. Ikut mendampingi Anggota DPRD Junita Erma Zakiyah, Sekretaris Camat (Sekcam) Diwek M. Donny Ardiyansyah Kapolsek Diwek AKP Edy Wiyono, Danramil Diwek Kapten Czi Nurjaya, serta seluruh perangkat Desa Bandung. Sabtu (2/7/2025)

Kepala Desa Bandung Anang Fauzi menyampaikan Bandung Carnival merupakan agenda tahunan di Pemerintah Desa Bandung Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Diadakannya Bandung Carniva guna uri uri budaya leluhur dan untuk melestarikan budaya nusantara.

“Bandung Canival dilakukan untuk memperkenalkan budaya budaya yang ada di negara Indonesia. dengan tema Keragaman budaya nusantara. Tujuannya untuk menjaga keberlangsungan berbagai aspek budaya, termasuk nilai-nilai, tradisi, kesenian, dan kearifan lokal, agar tidak punah atau terlupakan, khususnya oleh generasi muda,” terangnya.

Budaya seringkali mengandung nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi. “Nguri-uri budaya” membantu memastikan nilai-nilai ini tetap terjaga dan dapat diturunkan kepada generasi penerus.

“Budaya merupakan bagian penting dari identitas suatu kelompok masyarakat atau bangsa. “Nguri-uri budaya” membantu mempertahankan identitas tersebut agar tidak tergerus oleh pengaruh budaya lain atau globalisasi,” ujar Anang.

Bandung Carnival juga bisa untuk Mempererat Persatuan “nguri-uri budaya” juga dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persatuan dan kesatuan dalam masyarakat, karena melibatkan partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat.

“Sistem yang digunakan dalam Bandung Carnival adalah bentuk perlombaan, dengan berbagai kriteria, cara penilaiannya yaitu keragaman budaya yang pesertanya menunjukkan keserasian gerak dari peserta hingga mobl hias. Para peserta yang mengikuti Bandung Carnival season lll seluruh warga desa Bandung dibagi menjadi 17 peserta,” jelas Anang.

Antusiame dan animo dari masyarakat sangat luar biasa, karena yang menikmati dan menyaksikan Bandung Carnival juga ada dari luar wilayah Jombang.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Jombang agar Bandung Carnival bisa dijadikan sebagai icon daerah, untuk menarik para wisatan lokal maupun luar wilayah Jombang,” pungkasnya.