Caption Foto : Dewan Pembina GANN bersama Pengurus GANN dan Ibu-ibu Dharma Wanita SMPN 2 Jombang

mediapetisi.net -:Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ( P4GN ) kepada kalangan Pelajar terus digencarkan oleh Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Jombang. Kali ini Relawan GANN gandeng Anggota Dharma Wanita SMPN 2 Mojoagung tolak narkoba dikemas dalam One Day Self MakeUp Class kerjasama dengan Inez Cosmetics. Bertempat di ruang Kelas SMPN 2 Mojoagung – Jombang. Jum’at (18/10/2024)

Sebelum acara di mulai, para peserta mendapatkan sosialisasi terlebih dahulu tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Dewan Pembina GANN Kabupaten Jombang, Rochmad Abidin, STP menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi dan penyuluhan yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian dan edukasi kepada Ibu-ibu Dharma Wanita SMPN 2 Jombang.

“Setelah mengikuti penyuluhan Sadar Narkoba, diharapkan bagi Ibu-ibu Dharma Wanita dapat memperoleh peningkatan dan pengetahuan yang penting tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Sehingga mampu mentransformasikan pengetahuan tersebut dengan baik dan benar kepada anak, teman pergaulannya, baik di sekolah, maupun di lingkungan sekitar tempat tinggalnya,” terangnya.

Sementara itu, Sigit Rheza Waluyo, selaku ketua pelaksana sekaligus sebagai pemateri pada acara tersebut memberikan edukasi secara jelas, tentang sebab dan akibat dari penyalahgunaan Narkoba. Dalam mengikuti pelatihan ini, peserta tidak dipungut biaya atau gratis. Selain itu mendapatkan benefit berupa sertifikat dan hadiah menarik bagi peserta terbaik.

“Selain itu, Make Up Class merupakan kegiatan kami yang berbasis pelatihan. Karena banyak sekali remaja perempuan yang terlibat narkoba, atau terlibat dalam peredaran narkoba. Karena minimnya skill mereka yang bisa menghasilkan nilai ekonomi, maka kami berharap dengan pelatihan ini bisa bermanfaat dan bisa di kembangkan dengan baik,” harap Sigit.

Ahmad Yani Kurniawan berharap, dengan adanya kegiatan ini peserta mendapatkan nilai sosial yang tinggi. “Tentunya bisa mensosialisasikan tentang bahaya Narkoba di setiap keluarga masing-masing peserta pelatihan,” pungkasnya. (yn)