Caption Foto : Sekda Agus Purnomo saat menandatangani peresmian launching program Sambang Budiman

mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan gelar Sosialisasi dan Launching Program Sambang Budiman (Strategi Pengembangan Budidaya Ikan Menuju Mandiri Pangan) dibuka oleh Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Agus Purnomo. Dihadiri Staf Ahli, Perwakilan Dinas Perikanan Provinsi, Perwakilan OPD, BPPT Banyuwangi, Forpimcam dan Peserta Budidaya Ikan. Bertempat di UPT BPAT Ngoro – Jombang. Senin (12/8/2024)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang Nur Kamalia menyampaikan UPT BPAT sudah berdiri yang mempunyai fasilitas kolam cukup banyak sekitar 146 kolam hasil produksi dari Kabupaten Jombang. Sedangkan targetnya 16 ton setiap tahun dan sudah mencapai 14 ton.

Produksi ikan Patin, ikan lele di Jombang tersebut nomor 2 se-Jawa Timur dan sekarang dikembangkan lagi karena ikan nila pasarnya mulai sudah baik pengembangannya.

“Hari ini kami melaksanakan bimbingan teknis pembudidaya dari kelompok masyarakat yang dikembangkan pada karang taruna. Bahkan masyarakat di desa siap untuk diberikan pelatihan. Dalam rangka meningkatkan produksi serta edukasi, untuk lebih memaksimalkan mencoba inovasi yang akan meningkatkan budidaya lebih meningkatkan produksinya lagi. Sehingga setiap Kecamatan siap untuk dilatih budidaya perikanan,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupatrn Jombang Agus Purnomo menyampaikan kali ini pemerintah kabupaten Jombang melaunching program strategi pengembangan budidaya pangan menuju mandiri pangan. Kepada peserta pelatihan dibagi menjadi 4, untuk hari ini angkatan yang kedua dan peserta diharapkan mengikuti pelatihan sepenuh hati. Sehingga apa yang disampaikan oleh narasumber betul-betul bisa diterima dengan baik sehingga bisa disampaikan kepada yang lain.

“Sektor perikanan di Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam beberapa aspek penting yaitu untuk pemenuhan ketahanan pangan dan gizi mendorong perekonomian nasional. Di Kabupaten Jombang memiliki potensi sangat besar dalam perikanan, komoditas perikanan yang dapat dikembangkan antara lain lele gurami, tombro, nila, patin dan bawal. Potensi ini tentunya didukung oleh sumber daya manusia yang ada yaitu sebesar 2.345 pembudidaya,” jelasnya.

Dan saat ini pelatihan selama 4 angkatan berjumlah 180 peserta. Agar bisa menyerap ilmu yang disampaikan oleh narasumber. Sedangkan pembudidaya ikan yang tergabung dalam 180 kelompok budidaya ikan ini adalah aset besar yang sangat menentukan keberhasilan produksi perikanan di Kabupaten Jombang. Tahun 2023 produksi perikanan budidaya di Kabupaten Jombang mencapai 14.730,5 ton menempatkan Jombang di urutan ke-7 di Jawa Timur dari 38 kabupaten kota ini momentum karena masuk urutan ke-7. Semoga di tahun 2024 ada peningkatan bisa masuk di 5 besar.

“Sesuai dengan tugas pokok fungsi yang diatur dalam peraturan Bupati Jombang nomor 90 tahun 2021 dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan melalui bidangnya yaitu ada bidang produksi perikanan bertanggung jawab atas pengembangan perikanan budidaya pengelolaan sumber daya perikanan pemberdayaan kelompok budidaya ikan nelayan dan masyarakat pengawas serta penyebaran informasi teknologi perikanan,” ujar Agus Purnomo.

UPT BPAT Ngoro sebagai unit pelaksana teknis di bawah Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan tentunya bisa memainkan perannya untuk mewujudkan peningkatan produksi perikanan di Kabupaten Jombang sebagaimana diatur dalam peraturan Bupati Jombang nomor 21 tahun 2018 tentang pembentukan UPT Kabupaten Jombang UPT PPAT Ngoro memiliki tugas pokok dan fungsi diantaranya menyusun rencana program dan kegiatan dalam rangka pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pembenihan ikan

Pengembangan produk pelaksanaan serta penyusunan pedoman teknis mengenai pembenihan dalam rangka program dan penyuluhan namun hingga saat ini UPT fokus pada tugas pokok dan fungsinya terutamanya sebagai penyedia benih ikan berkualitas. Untuk itu, salah satu strategis yang dilakukan oleh UPT Ngoro yaitu melaksanakan pengembangan kegiatan usaha perikanan di Kabupaten Jombang adalah melalui program (Sambang Budiman )strategi pengembangan budidaya ikan menuju mandiri pangan

“Melalui program ini saya berharap kinerja dari Ketahanan Pangan dan Perikanan dalam meningkatkan produksi perikanan budidaya semakin optimal. elain itu, BPAT berperan sebagai pusat literasi edukasi dan informasi perikanan di Kabupaten Jombang serta dapat memfasilitasi layanan edukasi bagi para pembudidaya ikan,” pungkas Agus Purnomo. (yn)