Caption Foto : Personel Satlantas Jombang dan Dinas Perhubungan Jombang saat mengalihkan arus lalu lintas
mediapetisi.net – Cor sepanjang jalan Soekarno – Hatta Jombang yang sebelah selatan dari arah barat lampu merah Keplaksari sampai Ruko Cempaka Mas dibongkar sehingga lalh lintas diberlakukan contraflow dan para pengendara sebaiknya melewati jalur lalu lintas yang diarahkan oleh personel Satlantas Jombang dan Dinas Perhubungan Jombang.
Kasat Lantas Polres Jombang AKP Nur Arifin melalui Kanit Turjawali Ipda M. Sutris mengatakan Satlantas Polres Jombang akan melaksanakan pengalihan arus untuk menunjang perbaikan jalan sepanjang Jalan Soekarno Hatta mulai Keplaksari sampai Ruko Cempaka Mas. Rekayasanya kendaraan dari arah Surabaya ke Jombang itu akan di contraflow menuju jalan sebelah utara di pos pertigaan Keplaksari karena jalan akan dibongkar.
“Jadi langsung masuk sebelah sisi utara dan akan kembali ke jalur semula sebelum Ruko Cempaka Mas. Sedangkan kendaraan dari arah Jombang ke Surabaya itu tidak ada pengalihan arus dan berjalan sebagaimana mestinya,” terang Sutris. Senin (29/4/2024)
Menurut Sutris, apabila ada kepadatan volume kendaraan maka alternatif dari Jombang ke Surabaya akan dialihkan ke jalan Cempaka, perempatan Weru belok kanan ke jalan Mastrip arah terminal tembus pos Keplaksari. Selain itu, ada rambu-rambu lalu lintas sehingga manajemen rekayasa lalu lintas ujicoba selama 3 jam tidak terjadi kepadatan kendaraan.
“Jika terjadi kepadatan dari arah Surabaya ke Jombang maka akan kita alihkan ke arah jalan Romli Thamrin Pondok Rejoso ke Sumbermulyo. Tetapi elama masih lancar ya sementara tidak usah,’ jelasnya.
Sementara itu, Penanggung jawab proyek dari PT Tripalindo Surabaya Muhammad Indra Fahrudin saat diwawancarai awak media mengatakan untuk perbaikan sepanjang jalan Soekarno – Hatta dari arah barat lampu merah Keplaksari sampai Ruko Cempaka Mas. Penutupan lalu lintas dari arah Surabaya akan diadakan buka tutup yang artinya arah berlawanan, serta sudah ada penyebaran rambu-rambu lalu lintas dan himbauan kepada masyarakat khususnya warga Keplaksari.
“Kita akan adakan penutupan jalan dari tanggal 29 April sampai 14 Juli 2024 dan pekerjaan pembongkaran beton kita lakukan sepanjang 1,2 kilometer,” jelas Indra.
Sementara, proyek tersebut merupakan proyek lanjutan dari tahap pertama di Peterongan dengan rencana pembongkaran membutuhkan waktu 260 hari dimulai pada tanggal 29 April 2024. Setelah istirahat ini nanti kita langsung lakukan pembongkaran beton dan rencana nanti akan kita ganti menjadi aspal agar pengguna jalan lebih nyaman saat menggunakannya.
“Saya berharap jalan di Kabupaten Jombang dapat semakin bagus dan dapat mengurangi resiko kecelakaan yang tidak diinginkan setiap pengguna jalan yang melaluinya,” harap Indra. (yr)









