Caption Foto : Forkopimda Jombang saat melihat produk lokal di stand Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Jombang

mediapetisi.net – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang juga berpartisipasi membuka stand pelayanan kepada warga di Bulaga (Bupati dan Wakil Bupati melayani warga) dengan mengungkap keunggulan lokal dan pangan murah. Dihadiri Forkopimda Jombang, Asisten 2, Kepala OPD, Forpimcam dan Kepala Desa se kecamatan Jogoroto. Bertempat di Lapangan Jogoroto Kabupaten Jombang. Kamis (27/7/2023)

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab ketika diwawancarai mengatakan, hari ini meninjau pelaksanaan Bulaga sebab setelah sekian lama berhenti karena adanya virus Covid-19. Bulaga ini diadakan dalam rangka memberikan dan mempermudah pelayanan bagi masyarakat agar tidak susah payah pergi ke kantor dinas terkait. 

Melalui kesampatan ini, Bupati berharap kedepannya bisa menjadi lebih baik berdasarkan kritikan, saran, dan masukan yang disampaikan masyarakat agar supaya pelayanannya lebih baik. Pelayanan prima dan optimalisasi ini tidak hanya ketika ada program Bulaga tetapi pelayanan ini terus berjalan sesuai dengan jadwalnya. Selain itu, merupakan suatu kewajiban bagi ASN untuk melayani masyarakat dengan baik.

“Siapapun pemimpinnya nanti, program Bulaga tetap dijalankan karena program ini mempunyai kemanfaatan untuk masyarakat, diharapkan pelayanan dalam program Bulaga dapat ditingkatkan. Jadi, pelayanannya tidak hanya pada lingkup kabupaten saja, namun bisa ke tingkat provinsi,” harap Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang Nur Kamalia ketika diwawancarai mengatakan bahwa pihaknya di Bulaga kali ini mengungkap keunggulan lokal yakni ada olahan ikan, kripik, stiik dari ikan patin dan lainnya.

“Sehingga kita mengangkat produk pangan lokal yang sudah kita bina selama ini seperti sambal ikan, olahan ikan, kripik dan lainnya,” terangnya.

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan juga bekerjasama dengan Perum Bulog, Id food, dan berbagai produk. Untuk itu di Bulaga ini juga gelar pangan murah dalam rangka menstabilkan harga untuk mendukung agar Jombang tidak mengalami inflasi terlalu tinggi.

“Untuk pangan murah yang digelar di stand Bulaga yaitu sembako diantaranya beras medium 5 kg diberi harga RP 43.500, beras premium Rp. 60.000, minyak goreng kita per liter dengan harga Rp 14.000. Sedang minyak Camar 1 liter harganya Rp. 16.000, Camar 2 liter dengan harga Rp. 31.500. Sembako rata – rata masih dibawah harga pasar. Sehingga masyarakat di sekitar Bulaga sangat antusias untuk membeli sembako. Dan gelar pangan ini akan tetap diadakan di Bulaga selanjutnya dan juga di event tertentu lainnya,” pungkas Nur Kamalia. (iin)