Caption Foto : Para peziarah di Makam Gus Dur
mediapetisi.net – Para peziarah yang ingin datang ke makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) selama Ramadan dapat berkunjung seperti hari biasanya. Komplek pemakaman Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tetap buka untuk masyarakat umum.
Salah satu pengurus Ponpes Tebuireng Jombang Teuku Azwani saat dikonfirmasi mengatakan, pada bulan Ramadan tahun ini, komplek makam yang ada di area pondok pesantren Tebuireng tetap buka seperti biasa tetapi untuk waktu dibatasi. Yakni para pengunjung bisa berziarah mulai pagi sampai sore hari.
“Selama Ramadan kita tetap buka, bagi peziarah yang ingin berziarah ke makam Gus Dur. Untuk waktu seperti biasanya, jam 8 pagi sampai jam 3 sore,” terang Azwani. Jum’at (24/3/2023)
Menurut Azwani, sejak sebelum Ramadan tiba, jumlah peziarah yang berkunjung ke kompleks makam Pondok Pesantren Tebuireng meningkat. Setiap harinya mencapai ribuan orang. Yakni sejak H-7 sebelum Ramadan jumlah pengunjung ke makam Gus Dur meningkat drastis dibandingkan dengan hari biasa biasanya, yang datang dari berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia.
“Setiap hari bisa mencapai belasan ribu peziarah, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun ini lebih banyak. Kenaikan jumlah peziarah ini, salah satunya dikarenakan kasus Covid-19 yang melanda Indonesia sudah mulai reda. Jumlah perharinya diperkirakan naik sampai 20 ribu peziarah,” jelasnya.
Sementara itu, Hamzah (55) salah satu peziarah makam Gus Dur asal Surabaya, mengaku sengaja datang berkunjung ke makam Gus Dur di bulan Ramadan untuk mendoakan agar Gus Dur. Selain itu, juga mendoakan seluruh keluarganya agar dapat menjalankan ibadah puasa hingga akhir nanti tanpa halangan apapun.
“Saya merasa senang karena bisa mendoakan Gus Dur, diri saya dan keluarga saya. Semoga keluarga saya bisa mampu menjalankan ibadah puasa, sampai selesai, dengan tidak ada halangan suatu apapun,” pungkasnya. (iin)










