Caption Foto : Bupati Jombang saat membuka membuka Kejuaraan Pencak Silat Nur Harias Antar Pelajar Se Jawa Timur 2022

mediapetisi.net – Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab ditandai dengan pemukulan Gong resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Nur Harias Antar Pelajar Se Jawa Timur 2022 Piala Bupati Jombang. 

Hadir mendampingi lerwakilan Forkopimda Kabupaten Jombang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang, Ketua KONI Kabupaten Jombang, Ketua Perguruan Silat Nur Harias Jombang; Ketua Umum Pengprov IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Jawa Timur; para peserta Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar se-Jawa Timur. Bertempat di GOR Merdeka Jombang – Jawa Timur. Senin (26/12/2022)

Bupati Mundjidah menyampaikan kejuaraan pencak silat yang digelar mulai tanggal 26-28 Desember 2022 ini, diikuti 388 peserta diantaranya dari Kabupaten Jombang, Jember, Situbondo, Ponorogo, Bondowoso, Malang, Sampang, Surabaya, Pasuruan, Mojokerto, Nganjuk, Gresik, dan Sidoarjo ini bertujuan untuk memberikan wadah penyaluran bakat dan minat atlit pencak silat. 

“Selain itu, untuk menjalin silaturahmi, dan kerukunan antar perguruan silat Nur Harias se-Jawa Timur, menjaring bibit pesilat yang berprestasi dan berpotensi, serta untuk melestarikan budaya bangsa. Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jombang, Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh peserta kejuaraan pencak silat Nur Harias antar pelajar se Jawa Timur di Kabupaten Jombang,” ungkapmya.

Pencak silat bukan hanya sekedar olahraga, tapi merupakan produk kekayaan budaya asli Bangsa Indonesia, yang diciptakan dan diwariskan oleh para leluhur nenek moyang kita, telah memiliki kekayaan nilai filosofi dan filsafat yang tinggi sebagai identitas kepribadian Bangsa Indonesia untuk membentuk eksistensi manusia yang berkarakter dan berbudi pekerti luhur, bahkan merupakan salah satu sarana pejuang dahulu dalam mempertahankan tanah air kita.

“Sesuai dengan namanya, Ikatan Pencak Silat Nur Harias mempunyai arti yaitu, Nur adalah cahaya dan Harias artinya padi unggul, yang memakai prinsip ilmu padi yakni semakin berisi makin merunduk,” terangnya.

Bupati berharap agar para generasi muda pencak silat Nur Harias, dapat senantiasa terus belajar dan melestarikan budaya bela diri pencak silat. Kegiatan ini dapat mencetak generasi muda pencak silat yang luar biasa, selalu rendah hati, dapat membela kaum yang lemah, membela nusa, bangsa dan agama.

“Event seperti ini diharapkan akan menjadi event rutin, karena tanpa kompetisi, kita tidak dapat mencapai prestasi, Saya berharap semuanya mendukung kegiatan ini, jangan sampai dengan pertandingan ini ada permusuhan,” harapnya.

Sbagai masyarakat Jawa Timur akan  bangga jika atlit atlit pencak silat Jawa Timur mau dan mampu berprestasi tidak hanya di tingkat Provinsi, Nasional, Asia Tenggara, bahkan diharapkan mampu membawa harum nama Bangsa Indonesia memperoleh prestasi di tingkat dunia Internasional. Bupati Mundjidah Wahab juga berharap Pencak Silat juga dapat mencetak rekor MURI.

“Selamat bertanding. Silahkan bertanding dengan bersemangat di arena, setelah diluar arena, semua adalah saudara. Jagalah sportivitas saat berlaga, selalu jaga rasa kebersamaan dan kekompakan di antara sesama peserta,” pungkas Bupati Mundjidah. (lis)