Caption Foto : Anggota Kordis SDM Bawaslu kabupaten Jombang, Dukhrotun Nafisah saat diwawancarai
mediapetisi.net – Bawaslu Kabupaten Jombang menyelenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif perempuan berdaya mengawasi. Turut hadir, beberapa kelompok elemen masyarakat, GOW, FKUP, FKDM, Dharma wanita, Aisyah, Muslimat, Fatayat NU, Korpri, Forhati, dan KPI. Bertempat di Ballroom Hotel Yusro Jombang. Senin (12/12/22)
Anggota Kordis SDM Bawaslu kabupaten Jombang, Dukhrotun Nafisah ketika diwawancarai menyampaikan, mendekati Pemilu tahun 2024 perempuan naik, sasarannya perempuan termasuk kelompok rentan melakukan giat-giat pengawasan.
“Bawaslu terdapat visi khusus yaitu pemilih inklusif salah satunya perempuan dan difabel dan lain-lainnya,” ucapnya.
Lanjut Nafis, ketika perempuan sudah tahu dan berpartisipasi, selain itu tidak hanya berpartisipasi memilih tetapi juga bersama Bawaslu untuk melakukan pengawasan bersama.
“Mulai dari tahapan, pencoblosan, dan perhitungan. Ideal, masyarakat ikut mengawasi tidak hanya unsur dari perempuan. Memang kita tekankan diacara hari ini, minimal perempuan mengetahui apa yang harus diawasi, tahapan, dan waktu itu paling penting,” terangnya.
Menurut Nafis, setidaknya perempuan sudah mulai mengetahui tentang pemilu, dan jika sudah mulai tertarik menjadi penyelenggara dianjurkan bergabung dipengawasan kecamatan, TPS sampai dengan ke desa. Seandainya dibawah KPU maka berpartisipasi sebagai penyelenggara PPK, PPS, dan sampai ke KPPS.
Sedangkan tema materi pertama perempuan berdaya mengawasi, karena bisa independen jika kita tidak berdaya. Materi kedua dari Bawaslu menekankan dan mengajak kepada masyarakat perempuan untuk bersama-sama Bawaslu mengawasi jalannya pemilu tahun 2024. Seandainya perempuan diberikan pendidikan tentang pengawasan dia yakin bersamanya juga ikut mengawasi jalannya pemilu tahun 2024.
“Harapannya, banyak masyarakat turut mengawasi jalannya pemilu, mulai dari tahapan verifikasi, data pemilih, terus mendekati adalah dapil, juga saat kampanye masyarakat turut mengawasi, pemungutan suara. Bersama Bawaslu ikut mengikuti jalannya pengawasan pemilu di tahun 2024. Agar dapat menghasil pemilu baik dan berkualitas jika masyarakat sadar dan mengawasi jalannya pemilu,” pungkas Nafis. (iin)










