Caption Foto : Kepala SMKN 1 Jombang bersama Perwakilan Bea Cukai Kediri

mediapetisi.net – Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Jombang, Drs. Siswo Rusianto Siswo membuka Pengenalan APBN dan peran Direktorat Jendral Bea Cukai (DJ BC) dalam rangka kegiatan Program Guru Tamu Custums Goes to School. Tugas dan fungsi Bea Cukai Revenue Collector, Community Protector, Trade Facilitator, Industrial Assistance dengan narasumber Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kediri, Syaiful Arifin, Humas Bea Cukai Kediri, Nur syahrurrahmah dan Rudi suprianto. Diikuti oleh 144 Siswa SMK Negeri 1 Jombang. Bertempat di Aula SMKN I Jombang. Rabu (16/11/2022)

Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Jombang, Drs. Siswo Rusianto Siswo menyampaikan dengan adanya program guru tamu costums goes to school tugas dan fungsi bea cukai revenue collector, community protector, trade facilitator, industrial assistance diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi siswa SMK Negeri 1 Jombang terkait APBN dan Direktorat Jendral Bea Cukai (DJ BC). 

“Saya harap dengan adanya program ini siswa-siswi SMK Negeri 1 Jombang bisa mengenal, memahami, dan mengerti apa itu APBN dan peran Direktorat Jendral Bea Cukai (DJ BC),” ungkapnya.

Ditempat sama, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kediri, Syaiful Arifin memaparkan, pengenalan APBN dan peran direktorat jenderal Bea Cukai (DJBC) dalam APBN. anggaran pendapatan dan belanja negara APBN merupakan rencana keuangan tahunan pemerintah Indonesia yang disetujui oleh dewan perwakilan rakyat APBN berisi daftar sistematis dan terperinci yang membuat rencana penerimaan dan pengeluaran negara selama satu tahun anggaran 1 Januari sampai 31 Desember. 

“Struktur APBN keseimbangan primer surplus defisit anggaran belanja negara pembiayaan anggaran sumber pendapatan negara dari pajak pnbp penerimaan negara bukan pajak dan hibah pajak penghasilan PPH pajak pertambahan nilai PPN cukai bea masuk dan biaya keluar pajak bumi dan pajak bangunan PBB pendapatan pajak lain,” terangnya. 

Lanjut Syaiful, Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) SDA migas pendapatan kekayaan yang dipisahkan pendapatan badan layanan umum blu SDA non migas PNBP lainnya hibah sumber pendapatan negara yang diterima dari pajak lain secara sukarela tanpa ada kewajiban apapun

“Belanja negara APBN 2022 mendukung berbagai bidang pembangunan negara. pendidikan kesehatan perlindungan sosial infrastruktur ketahanan pangan pariwisata. Keseimbangan primer defisit dan surplus keseimbangan primer adalah penerimaan negara dikurangi belanja di luar pembayaran bunga utang sedangkan defisit surplus APBN pengurangan pendapatan terhadap belanja negara pendapatan belanja sama dengan Surplus,” jelasnya. 

Dan keterlibatan DJBC dalam APBN kementerian keuangan republik Indonesia yakni Direktorat Jenderal Bea cukai adalah unit eselon 1 di bawah kementerian keuangan republik Indonesia yang dipimpin oleh direktur jenderal yang bertanggung jawab langsung kepada menteri keuangan tergabung dalam WCO ( World Customs  Organization). 

“Fungsi utama Bea cukai yakni mengoptimalkan penerimaan negara yang diperoleh melalui penerimaan bea masuk PDRI dan cukai memberikan perlindungan kepada masyarakat dari barang-barang yang dilarang dibatasi yang dapat mengakibatkan gangguan terhadap kesehatan keamanan dan moralitas memberikan fasilitas perdagangan dengan tujuan menekan biaya tinggi sehingga akan tercipta iklim perdagangan yang lebih kondusif memberikan dukungan kepada industri dalam negeri dengan tujuan mencapai keunggulan kompetitif dapat bersaing dalam pasar internasional,” paparnya.

Menurut Syaiful, cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakterristik yang ditetapkan dalam undang-undang karakteristik tertentu konsumsinya perlu dikendalikan peredarannya perlu diawasi pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan, ujarnya.

Sementara itu, Humas Bea Cukai Kediri, Nur syahrurrahmah  menjelaskan, PKN STAN adalah pendidikan kedinasan di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan keuangan dan kementerian keuangan yang menyelenggarakan pendidikan program studi diploma bidang keuangan negara.

“Sejarah awal berdirinya PKN STAN berawal dari tahun 1952 bernama Kursus Djabatan Ajun Akuntan (KDAA), tahun 1959 berganti menjadi Sekolah Tinggi Keuangan Negara (STKN), tahun 1967 berganti menjadi Institut Ilmu Keuangan (IIK), tahun 1975 berganti menjadi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Kemudian di tahun 2015 hingga sekarang berganti nama Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) diresmikan 15 Juli 2015,” urainya.

Tidak hanya itu, Nur juga mengatakan, Program Study yang terdapat di PKN STAN yaitu D-IV Akuntansi Sektor Publik, D-IV Manajemen Keuangan Negara serta D-IV Manajemen Aset Publik.