Beranda / Sosial / Di Usia 43 Tahun, SMPN 3 Jombang Menjaga Mutu dan Terus Mengukir Prestasi

Di Usia 43 Tahun, SMPN 3 Jombang Menjaga Mutu dan Terus Mengukir Prestasi

Caption Foto : Kepala SMPN 3 Jombang Wiwik Astutik saat menyerahkan potongan tumpeng ke Wali Murid

Jombang, mediapetisi.net – SMP Negeri 3 Jombang didirikan pada 7 November 1983 berdasarkan dokumen peresmian status negeri melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Sehingga tanggal 7 November sebagai hari jadi sekolah.

Peringatan hari jadi ke-43 SMPN 3 Jombang 2026 ditandai dengan serangkaian kegiatan yang diawali dengan istighosah bersama dan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur sekaligus refleksi perjalanan panjang sekolah dalam dunia pendidikan. Bertempat di halaman SMPN 3 Jombang. Jumat (6/11/2026)

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang Abdul Majid menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang sejarah perjuangan para pendahulu sekaligus mendorong peningkatan prestasi sekolah.

“Dengan bertambahnya usia sekolah diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk mempertahankan berbagai capaian positif yang telah diraih serta terus melahirkan prestasi baru,” ungkapnya.

Abdul Majid juga mengapresiasi langkah Kepala SMPN 3 Jombang, yang selama kurang lebih lima bulan menjabat telah berupaya membangun branding sekolah dengan tetap mempertahankan nilai-nilai positif sekaligus menghadirkan inovasi baru.

“Saya berharap, melalui kepemimpinan tersebut, SMPN 3 Jombang semakin berkembang dan mampu meningkatkan kualitas serta prestasi peserta didik. Dukungan komite satuan pendidikan, forum alumni, wali murid, dan seluruh pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam kemajuan sekolah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Jombang  Wiwik Astutik menjelaskan bahwa penetapan hari jadi sekolah berawal dari penelusuran sejarah yang disampaikan para pendahulu, termasuk informasi bahwa awal berdirinya sekolah tersebut berasal dari hibah desa.

“Pada awalnya, sekolah ini merupakan sekolah komparasi berbasis keterampilan, di antaranya menjahit dan bidang elektronik serta permesinan. Kemudian, pada 7 November 1983, terbit surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan nomor 0427/O/1983 tentang penegerian SMPN 3 Jombang. Dokumen tersebut kemudian dijadikan dasar penetapan hari jadi sekolah,” jelasnya.

Dengan memasuki usia ke-43, seluruh peserta didik semakin berprestasi dan berbagai program positif yang telah berjalan dapat terus dipertahankan serta dikembangkan. Pihaknya juga berkomitmen untuk memperkuat branding sekolah melalui peningkatan karya peserta didik, inovasi, kreativitas, serta pembiasaan budaya positif di lingkungan sekolah.

“Ke depan kami berharap, minimal siswa yang lulus dari SMPN 3 Jombang bisa hafal Juz 30. Selain itu, kami akan terus mengembangkan program-program sesuai regulasi yang ada agar sekolah ini semakin bertumbuh, menjadi sekolah berkualitas, dan sekolah yang berdaya saing,” pungkas Wiwik. (yn)