Beranda / Sosial / Sarana Menunjang Kesehatan, SPPG Cukir 2 Lakukan Senam Rutin

Sarana Menunjang Kesehatan, SPPG Cukir 2 Lakukan Senam Rutin

Caption Foto : Guru SDN Grogol 2 bersama relawan SPPG Cukir 2 saat senam bersama

Jombang, mediapetisi.net – SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Cukir 2 Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang membangun kebersamaan melalui koordinasi pekerjaan dengan Sekolah dengan cara mengadakan senam bersama.

Senam bersama yang melibatkan penanggung jawab atau Person In Charge (PIC) dari sekolah-sekolah yang menjadi mitra pelayanan. Hal ini disampaikan oleh Kepala SPPG Cukir 2 Ihwal Rahmadi usai Senam Bersama di halaman SDN Grogol 2. Sabtu (31/10/2026)

“Senam bersama ini menjadi salah satu agenda rutin untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik antara SPPG dan pihak sekolah. Melalui suasana santai di luar aktivitas pelayanan sehari-hari, kedua pihak diharapkan dapat menjalin hubungan yang semakin harmonis” terang Ihwal.

Selain itu, senam bersama direncanakan berlangsung secara berkala, menyesuaikan kesiapan masing-masing perwakilan sekolah. Apabila memungkinkan, kegiatan tersebut dapat dilaksanakan setiap bulan dengan lokasi yang bergantian di sekolah-sekolah mitra.

“Perlu diketahui, sejumlah sekolah telah menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Setelah sebelumnya digelar di SD Modern dan salah satu sekolah dasar lainnya, kegiatan kali ini berlangsung di SDN Grogol 2,” jelas Ihwal.

Tidak hanya itu, senam bersama bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan juga menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman antara SPPG dan pihak sekolah. Komunikasi yang terjalin secara terbuka diharapkan dapat membantu mencegah kesalahpahaman serta memudahkan penyampaian masukan maupun kendala selama pelayanan berlangsung.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap komunikasi antara SPPG dan pihak sekolah bisa semakin baik. Jika ada keluhan atau kendala, semuanya dapat dibicarakan dan dikoordinasikan dengan baik,” harap Ihwal

Saat ini, SPPG Cukir 2 melayani 19 sekolah dan lima posyandu. Dengan cakupan pelayanan tersebut, koordinasi yang baik menjadi salah satu hal penting untuk menjaga kelancaran pelaksanaan program.

Selain senam bersama, SPPG Cukir 2 juga merencanakan kegiatan kebersamaan lainnya, seperti rekreasi atau outbound bersama para PIC sekolah. Rencana tersebut masih dalam tahap persiapan, termasuk penentuan lokasi kegiatan.

“Berbagai agenda kebersamaan ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif terhadap hubungan kerja sama. Saya juga menekankan pentingnya koordinasi, baik melalui pertemuan langsung maupun komunikasi daring, ketika muncul persoalan yang perlu diselesaikan bersama. Senam bersama juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” tandas Ihwal.

Sementara itu, Instruktur senam Ajeng Mariana, menjelaskan bahwa rangkaian olahraga yang diberikan mencakup pemanasan, latihan inti, gerakan terapi, senam kreasi, hingga pendinginan.

“Pemanasan dilakukan untuk mempersiapkan tubuh sebelum memasuki latihan inti. Selanjutnya, peserta mengikuti gerakan aerobik yang bertujuan mendukung kebugaran dan kesehatan jantung. Beberapa gerakan terapi juga disisipkan dalam rangkaian latihan sebagai variasi gerakan,” paparnya.

Agar suasana tetap menyenangkan, senam kreasi menggunakan beragam musik, mulai dari lagu daerah seperti Poco-Poco dan Maumere hingga musik yang sedang populer. Pilihan musik tersebut membantu membangun semangat peserta selama mengikuti kegiatan.

“Setelah latihan inti selesai, peserta diarahkan melakukan pendinginan. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk membantu tubuh beralih secara bertahap dari aktivitas olahraga menuju kondisi istirahat,” katanya.

Ajeng menyebutkan bahwa durasi senam dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan peserta, dengan waktu minimal sekitar 30 menit hingga satu jam. Durasi tersebut mencakup pemanasan, latihan inti, dan pendinginan.

Selain itu, jumlah kalori yang terbakar selama berolahraga berbeda pada setiap individu. Faktor seperti usia, kondisi fisik, intensitas gerakan, dan daya tahan tubuh turut memengaruhi hasilnya. Karena itu, pembakaran kalori tidak dapat disamaratakan untuk seluruh peserta.

Ia juga mengingatkan bahwa senam bukan satu-satunya faktor yang menentukan penurunan berat badan. Pengaturan pola makan dan kebiasaan mengonsumsi makanan sehari-hari tetap berperan penting dalam menjaga berat badan.

“Melalui senam ini, SPPG Cukir 2 berupaya menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya mendukung kebugaran, tetapi juga memperkuat hubungan dengan sekolah-sekolah mitra. Harapannya, komunikasi yang terjaga dapat menjadi fondasi kerja sama yang lebih baik dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Ajeng. (yn)