Home / Politik / HUT ke 81 Jatim, Pemprov dan DPRD Tingkatkan Mutu Pendidikan dan SDM Unggul

HUT ke 81 Jatim, Pemprov dan DPRD Tingkatkan Mutu Pendidikan dan SDM Unggul

Caption Foto : Gubernur Khofifah saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna

Surabaya, mediapetisi.net – Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur menjadi momen penting bagi Pemerintah Provinsi dan DPRD Jawa Timur untuk menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui penetapan standar kelulusan yang terukur serta penguatan pendidikan karakter dan vokasi, Jawa Timur optimistis mampu terus mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global.

Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memaparkan berbagai capaian membanggakan sektor pendidikan di wilayahnya. Pendidikan dinilai sebagai penggerak utama yang mengangkat derajat kehidupan masyarakat.

“Keunggulan di bidang pendidikan kita antara lain ditunjukkan dari hasil anak-anak lulusan SMA, SMK, dan aliyah di Jawa Timur. Selama tujuh tahun berturut-turut, siswa kita mencatatkan angka penerimaan tertinggi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia, baik melalui jalur tanpa tes maupun tes,” terang Khofifah.

Selain capaian di jalur akademis, Pemprov Jatim juga menyoroti keberhasilan pendidikan vokasi dan pembentukan karakter. Sebanyak 4.915 lulusan SMK di Jawa Timur telah terserap untuk bekerja dan magang di 13 negara. Di samping itu, keberadaan 6 SMA Taruna di Jawa Timur turut disiapkan secara khusus untuk melahirkan calon pimpinan bangsa yang berintegritas dan berjiwa patriotik, jelas Khofifah.

Dukungan terhadap penguatan standar mutu pendidikan juga ditegaskan oleh legislatif. Anggota Komisi E (Kesejahteraan Rakyat) DPRD Jatim menilai bahwa keberadaan alat ukur standar kelulusan seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA) sangat penting untuk menjaga motivasi dan disiplin belajar siswa.

“Anak-anak kita harus diukur dengan standar kelulusan agar mereka memiliki target dan terdorong untuk mau belajar. Tanpa adanya standar evaluasi yang jelas, ada risiko ruang kebebasan anak menjadi tanpa batas dan tidak memicu peningkatan kualitas,” ujarnya.

Selain penerapan standar evaluasi bagi siswa, peningkatan kualitas guru melalui berbagai program pelatihan berkelanjutan juga terus didorong agar sejalan dengan target pembentukan SDM unggul di Jawa Timur. Melalui tema peringatan Hari Jadi ke-81 “Jawa Timur Unggul, Maju, Berkelanjutan”, sinergi antara Pemprov dan DPRD Jatim dipastikan akan terus difokuskan pada investasi SDM.

“Penguatan sektor pendidikan tidak hanya ditujukan untuk mencetak kelulusan akademis semata, melainkan membentuk karakter generasi muda yang siap menjadi solusi bagi tantangan bangsa di masa depan,” pungkas Suli Da’im. (yn)