Caption Foto : Kepala Bidang Perindustrian Isnainiyah saat membuka pelatihan
mediapetisi.net – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang melaksanakan Pelatihan Teknis Blending Industri Hasil Tembakau (IHT) melalui Pokir Dewan telah memberikan bantuan sarana/prasarana industri kepada IKM (Industri Kecil Menengah) IHT berupa Mesin Blending sejumlah 3 unit kepada Asosiasi Pengusaha Rokok Indonesia (ASPRI) Kabupaten Jombang. Bertempat di Pabrik Rokok Ainur Jaya Desa / Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Kamis (13/10/2022)
Kepala Disdagrin Hari Oetomo yang diwakili Kepala Bidang Perindustrian Isnainiyah menyampaikan bahwa Pelatihan Teknis Blending Industri Hasil Tembakau merupakan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Selain itu melalui Pokir Dewan telah memberikan bantuan sarana/prasarana industri kepada IKM IHT berupa Mesin Blending sejumlah 3 unit kepada ASPRI Kabupaten Jombang.

Caption Foto : Ketua Komisi B DPRD Sunardi saat mencoba alat linting rokok
“Bantuan ini diberikan dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Ini salah satu bentuk perhatian, dorongan dan motivasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang kepada para IKM IHT sebagai pelaku ekonomi adalah melalui pemberian bantuan sarana/prasarana industri agar IKM IHT semakin terdorong dalam berwirausaha,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jombang Sunardi menyampaikan adanya industri rokok yang sekarang tinggal 4 di kabupaten Jombang mudah-mudahan bisa berkembang, karena yang lain sudah mulai tutup dengan kondisi yang semakin terpuruk karena kondisi setelah Covid juga ada aturan-aturan yang sangat mengikat. Sehingga tidak bisa bertahan hidup dengan pabrik-pabrik rokok yang lain, sekarang yang bertahan seperti pabrik rokok di Plandaan, Perak, Peterongan, Ploso, tapi dari MPS ini cukup besar juga ST.
“Untuk itu kita beri support dan bekerja sama dengan kelompok masyarakat melalui pokir dewan. Sedangkan yang mendasari pemberian bantuan/hibah sarana/prasarana industri IKM Industri Hasil Tembakau adalah memberdayakan hasil panen petani tembakau dan Industri rokok yang ada di Kabupaten Jombang guna mengangkat potensi kearifan lokal setempat,” jelasnya.
Tidak hanya itu, bantuan tersebut juga untuk meningkatkan kemampuan dan sumber daya manusia pada industri rokok untuk lebih banyak belajar dari industri rokok yang lebih maju dan besar. Dengan harapan, semoga bantuan yang telah diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang kepada para pelaku usaha/IKM Industri Hasil Tembakau dapat bermanfaat dan membantu dalam menjalankan usahanya.
“Selain itu, semoga kelompok masyarakat mampu untuk bisa memberi alat linting dengan sesuai jumlah kelompok yang dimiliki perusahaan. Agar bisa saling menghasilkan di lingkungan perusahaan, bisa bekerjasama perusahaan,” harap Sunardi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua APRI Kabupaten Jombang Abdul Rohman juga pemilik Pabrik Rokok Ainur Jaya Plandaan mengatakan dirinya membangun pabrik rokok tersebut mulai tahun 2006 dan setiap hari dapat memproduksi kurang lebih 3.500 hingga 4.000 batang rokok. Sedangkan untuk pemasarannya di luar Jawa dan khusus di Jawa ditangani oleh anaknya.
“Pabrik rokok kami sudah ada Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) yang merupakan izin untuk menjalankan kegiatan sebagai pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, importir barang kena cukai, penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran di bidang cukai. Terima kasih kepada pemerintah kabupaten Jombang melalui Disdagrin juga pokir dewan atas bantuan yang diberikan ke ASPRI,” ungkapnya.
Rokok yang diproduksi Ainur Jaya ada 8 merk diantaranya Eksklusif, Teksin Jumbo, Arjuna AR, Arjuna Coklat, Cengkeh Istimewa, Cengkeh New dan Arjuna Aj. Karena kalau 1 brand mungkin di lain sisi cuma 1 saja dan beda rasa kemudian yang terbaru adalah pemulasi aroma teh. Hargapun juga bervariasi, mulai dari Rp. 7.500 sampai Rp. 12.000.
“Sedangkan pelatihan ini pengenalan citra rasa tembakau yakni tembakau Madura yang harum dan enak penunjang komposisi, tembakau Paiton harum dan enak meningkatkan harum tembakau. Tembakau BAT yang mantap dan enak, tembakau Karang Jati sebagai top taste halus, tembakau Papi top taste yang harum dan enak. Tembakau Temanggung harum dan mantap, tembakau Banyuwangi harum juga berbobot, tembakau Lombok enak dan tembakau Beringin sebagai penyelaras citra rasa dalam komposisi,” pungkas Rohman. (lis)









