Caption Foto : Tersangka dan barang bukti yang  diedarkan

mediapetisi.net – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang, tangkap tiga orang pria seng dugaan menjadi pengguna dan pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Jombang. Rabu(12/01/22)

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Riza Rahman mengatakan, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang berhasil melakukan penangkapan tiga pelaku yang diduga pengguna dan pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Jombang.

Ketiga pelaku tersebut diantaranya DE (35) warga Jalan Delima, Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, YA (44) warga Sumberbendo, Jogoroto yang  merupakan residivis kasus Narkotika, MT (33) warga Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang juga residivis kasus Obat keras berbahaya pada senin (10/01/2022) di tempat dan waktu berbeda beserta barang buktinya.

“Penangkapan terhadap tiga pelaku tersebut dilakukan berdasarkan laporan masyarakat tentang maraknya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Jombang.Awalnya, petugas menangkap DE (35) di rumahnya sekitar jam 14.30 WIB dengan barang bukti pipet kaca yang didalamnya berisi sisa sabu berat kotor 1,37 gram, alat isap, tas perhiasan yang di dalamnya terdapat korek api gas, skrop dari sedotan plastik, 5 plastik klip kosong dan 1 unit handphone,” terangnya.

Lanjutnya, setelah itu petugas meringkus YA (44) yang di dapati sedang berada di dekat RS Unipdu Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto sekitar jam 20.00 WIB dengan mengamankan barang bukti 1 unit HP dan lima plastik klip berisi sabu-sabu dengan rincian 0,06 gram; 0,30 gram; 0,12 gram; 0,11 gram dan 0,09 gram dengan total semua 0,68 gram.

“Setelah beberapa jam dari penangkapan YA(44), petugas kembali menciduk MT (33) di rumahnya Desa Sawiji sekitar jam 23.00 WIB. Pada saat penggeledahan, ditemukan barang bukti 1 pipet kaca yang didalamnya berisi sisa sabu dengan berat kotor 1,41 gram serta tutup botol dan korek api,” jelas Kasat Resnarkoba Jombang.

Setelah melakukan penangkapan, ketiga pelaku tersebut telah diamankan. Dan pada saat ini masih dilakukan penyidikan secara intensif oleh penyidik Satresnarkoba untuk mengungkap jaringan yang di atasnya.

Sementara itu, dalam pemeriksaan awal diketahui tersangka DE (35) dan MT (33) adalah pengguna narkotika sabu-sabu. Sedangkan tersangka YA (44) merupakan pengedar. Dan Ketiga tersangka tersebut merupakan target operasi (TO) yang telah ditentukan.

“Tersangka DE (35) dan MT (33) diduga melanggar pasal 112 ayat (1) yo 127 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sedangkan tersangka YA (44) di kenakan Pasal 114 ayat (1) yo 112 ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya. (lis)