Caption Foto : Kepala SMK Dwija Bhakti 2 Jombang Musa Efendi saat ditemui di ruang kerjanya

mediapetisi.net – SMK Dwija Bhakti 2 Jombang ingin mewujudkan menjadi SMK unggulan dalam prestasi yang dilandasi iman dan taqwa serta menghasilkan tamatan yang mampu bersaing pada tingkat nasional dan global.

Kepala SMK Dwija Bhakti 2 Jombang Musa Efendi S.Pd menyampaikan dalam mengembangkan pendidikan SMK Dwija Bhakti 2 memiliki tujuan umum pendidikan dasar diantaranya menumbuhkan semangat keunggulan dan kompetitif secara intensif kepada seluruh warga sekolah. Melaksanakan KBM secara optimal yang berorientasi kepada pencapaian kompetensi standar nasional dan internasional dengan tetap mempertimbangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik.

Selain itu, menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut dan budaya bangsa sebagai sumber kearifan dalam bertindak serta mengembangkan dan mengintensifkan hubungan sekolah dengan DU/DI (Dunia Usaha/Dunia Industri) dan institusi lain yang telah memiliki reputasi nasional dan internasional sebagai perwujudan dari prinsip demend driven.

“Saya ingin SMK Dwija Bhakti 2 memiliki ciri khas tersendiri, meskipun dulu SMK DB terkenal dengan siswanya yang nakal bolos sekolah dan tawuran. Alhamdulillah saat ini sudah berbalik menjadi lebih baik karena ada komitmen dari guru untuk menciptakan SMK DB 2 yang memiliki ciri khas dan memiliki orientasi atau menginginkan kedepannya sekolah menjadi seperti sekolah kedinasan. SMK DB 2 masuk sekolah mulai pukul 06.00 WIB untuk melaksanakan apel pagi untuk melatih kedisplinan siswa karena sekolah kami berkomitmen tinggi dalam membentuk karakter siswa yang berdisiplin, berkomitmen, religius yang tinggi,” ungkap Musa saat ditemui di ruang kerjanya. Rabu (1/12/2021)

Menurut Musa, untuk saat ini yang dibina dan diterapkan kepada siswa SMK Dwija Bhakti 2 yakni perilaku atau etitut yang  disiplin. Apabila siswa sudah disiplin, nantinya siswa akan dibina cara berpakaian agar lebih rapi dan ketika kedisiplinan serta budaya sudah mulai tertata dalam diri siswa yang lainnya juga akan ikuti tertata. dan tolak ukur keberhasilan siswa ada di kedisiplinan.

“Siswa di SMK Dwija Bhakti 2 juga dibiasakan untuk doa dan istighosah bersama setiap jum’at pagi` Dengan doa dan istighosah bersama jiwa siswa akan sejuk sehingga mereka dapat menerima nasehat kita, iItulah cara kami mengingatkan mereka Jadi kami mengingatkan bukan dengan kekerasan hukuman tetap ada tetapi tidak berat paling tidak membersihkan lingkungan sekolah atau  menyanyikan lagu,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Musa juga menyampaikan bahwa SMK Dwija Bhakti 2 terdapat 2 program keahlian atau kejuruan diantaranya program keahlian teknik kendaraan ringan yang bekerjasama dengan PT. TAM, PT. ADM, PT. Kubota, dan PT. PAMA serta program keahlian teknik dan bisnis sepeda motor yang bekerjasama dengan PT. MPM Honda Motor. 

Terkait  prakerin (praktek kerja industri) di SMK Dwija Bhakti 2 salah satunya yakni prakerin yang dikemas dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat yaitu service gratis mesin diesel Kubota, untuk kelas 12 sudah prakerin mulai bulan oktober sampai desember  dan kelas 11 mulai januari sampai april. Sampai  saat ini  kurang lebih sudah 100 unit mesin diesel yang sudah diservis oleh siswa SMK Dwija Bhakti 2.

“Dengan 2 program keahlian atau kejuruan di tahun ajaran 2021/2022 memiliki 1130 siswa  dengan jumlah 11 kelas. Namun di tahun ajaran 2022/2023 SMK Dwija Bhakti akan menambah lokal kelas dengan jumlah 14 kelas. Sedangkan jurusan yang paling diminati yakni di bisnis sepeda motor. Namun untuk kemarin kita hanya memaksimalkan kelas bisnis sepeda motor hanya ada 5 kelas sehingga untuk saat ini yang paling banyak siswanya ada di jurusan kendaraan ringan otomotif. Insyaallah tahun depan SMK Dwija Bhakti 2 akan menambah program keahlian sudah diberi izin dan disetujui oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang,” papar Musa.

Selama pandemi Covid-19, pihak guru dari SMK Dwija Bhakti 2 selalu berkomunikasi dengan wali murid dan siswa melalui grup WA. Meskipun begitu Musa mengatakan bahwa SMK Dwija Bhakti 2 sudah menggunakan grup WA jauh sebelum adanya pandemi covid 19, sehingga SMK Dwija Bhakti tidak hanya menjalin hubungan baik dengan pihak industri tetapi juga dengan pihak wali murid. 

“Untuk penerimaan peserta didik baru di SMK Dwija Bhakti 2 Jombang akan dibuka di Bulan Januari 2022, dan harapan saya untuk siswa di SMK DB 2 menjadi siswa yang disiplin dan jujur dalam bekerja serta berakhlak karimah. Orientasi anak-anak bisa berhasil mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang maupun keahlian masing-masing karena kebahagiaan seorang guru dan kepala sekolah adalah melihat siswanya berhasil,” pungkasnya. (lis)