Caption Foto : Bupati Jombang saat membuka Jambore Anak Jombang

mediapetisi.net  – Jambore Anak Jombang Tahun 2021 digelar selama dua hari di Kabupaten Jombang, tanggal 27 dan 28 Oktober 2021 dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid19 dibuka oleh Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab di Pendopo Kabupaten Jombang. Rabu (27/10/2010) 

Pelaksanaan Jambore Anak Jombang ini disebut dilaksanakan sebagai apresiasi terhadap pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Jombang. Pembukaan Jambore Anak Kabupaten Jombang ditandai dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis.

Pada kesempatan ini, Bupati Mundjidah Wahab yang juga didampingi oleh Kepala Bappeda Jombang, Danang Praptoko, S.T., M.T. Kepala Dinas PPKB – PPPA Kabupaten Jombang, Nur Kamalia, SKM, MSi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Agus Purnomo, Kepala Dispora Bambang Nurwijanto, dan Kepala Dinas Sosial Hari Purnomo juga bernyanyi bersama dengan Pengurus Forum Anak Jombang dan Peserta Jambore Anak Jombang.

Bupati Mundjidah mengatakan, selaku pimpinan daerah di Kabupaten Jombang, dirinya mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang diikuti oleh anak-anak di Kabupaten Jombang. Kita selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anak Jombang, salah satunya melalui DPPKB-PPA.

“Saya berharap Jambore Anak Jombang kedepan bisa dilaksanakan di tingkat kecamatan di Kabupaten Jombang. Semua anak di Jombang punya hak yang sama untuk hidup dan berkembang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPKB-PPA) Kabupaten Jombang, Nurkamalia mengungkapkan, sejumlah prestasi telah diraih oleh Kabupaten Jombang seperti, Fasilitator Anak Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur, Fasilitator Anak Terbaik Tingkat Nasional, Pembina Forum Anak Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Selain itu, Kabupaten Jombang juga telah mendapatkan penghargaan dan predikat sebagai Kabupaten Layak Anak Katagori Nindya, dan pada tahun 2022 mendatang, Kabupaten Jombang bakal memiliki Peraturan Daerah (Perda) terkait Kabupaten Layak Anak,” ungkapnya. 

Jambore anak dilaksanakan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia terutama anak – anak sebagai mana dalam upaya pembangunan anak – anak sehingga dapat mewujudkan visi misi kabupaten Jombang  yang berkarakter dan berdaya saing. Tujuan khususnya yakni mendorong komitmen partisipatif dan peran aktif serta kreativitas anak anak dalam pembangunan dan mengakomodir suara anak melalui dialog dengan pemerintah kabupaten Jombang. 

“Kami mengakomodir seluruh anak unsur yang ada di Jombang yang pertama unsur dari anak pendidikan formal  baik dari Tsanawiyah, MTS, Aliyah, SMP SMA kemudian dari anak berkebutuhan khusus kemudian unsur anak luar biasa, dari perwakilan LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) dari panti dan forum anak desa,” pungkas Nur Kamalia. (lis)