Caption Foto : Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Jombang saat jadi nara sumber di Warjok yang dipandu oleh Cak Giono

mediapetisinet – Dinas Komunikasi fan Informatika Kabupaten Jombang menggelar Warung Pojok Kebon Rojo bertema “Persiapan Tahapan Pemilu Serentak 2024”. Dipandu oleh Cak Giono dengan nara sumber Ketua KPU Kabupataen Jombang M. Athoillah dan Ketua Bawaslu Kabupaten Udi Masykur. Hadir juga perwakilan dari partai dan 10 orang dari kecamatan karena masih pandemi Covid-19 peserta dibatasi. Bertempat di Aula Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. Kamis (26/8/2021)

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang M. Athoillah mengatakan persiapan Pemilu-Pilkada 2024 KPU RI akan menjadwalkan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Untuk itu, jangan sampai tahapan Pemilu nanti mengganggu tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Gubernur dan Wakil Gubernur karena syarat hukumnya untuk Pilkada itu adalah hasil Pemilu 2024 sehingga seluruh tahapan harus selesai sebelum tahapan pencalonan dilakukan.

“Dengan begitu maka setelah waktu dan tempat telah di tentukan teman – teman KPU, walaupun belum ditetapkan antara Februari sampai Maret akan dilakukan pemungutan suara untuk Pemilu 2024. KPU terus mempertimbangkan dan informasi juga dapat di akses oleh masyarakat. Pemilu 2024 akan dilaksanakan sesuai jadwal yang ada di Undang – Undang,” terangnya.

Memang ada wacana sebelum input beberapa bulan yang lalu untuk mempercepat daftar pemilu dan usulan pelaksanaan Pemilu diundur tetapi sampai sekarang belum ada perubahan Undang – undang sehingga kami tetap mengacu Undang – undang bahwa pelaksanaan Pemilu tetap dilakukan tahun 2024. Selain itu ada permasalahan terkait masa jabatan penyelenggara pemilu di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota yang habis pada tahun 2023, 2024, dan 2025.

“Selain itu, KPU mengusulkan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 akan dimulai pada pertengahan Januari 2022. Usulan ini dituangkan dalam rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Tahapan, Jadwal, dan Program yang akan dikonsultasikan dahulu kepada pemerintah dan DPR RI. Tetapi sampai saat ini masih usulan dan KPU telah mempersiapkan rancangan tahapannya namun masih dalam proses,” jelas Athoillah.

Sementara itu Ketua Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Jombang Udi Masykur mengatakan tahap persiapan Pemilu 2024 karena dijadwal tahapan juga belum ditetapkan tentunya pihak Bawaslu juga menunggu. Kalau sekarang Bawaslu persiapannya lebih ke penguatan kapasitas SDM, di samping itu Bawaslu pada hasil pra maupun pasca tahapan lebih fokus pada kajian – kajian dan penelitian ilmiah dalam rangka mengevaluasi dan mengkolaborasikan catatan – catatan dalam penyempurnaan nantinya di pemilihan tahun 2024.

“Tahapannya pun demikian, maka fokus Bawaslu di persiapan lapangan yakni perkaderan, termasuk juga persiapan tenaga SDM. Karena tahapan – tahapan itu juga menunggu teman – teman KPU mengesahkan kapan dimulainya, apabila dimulai paling lambat 30 bulan maka Januari tahun 2022 sudah seharusnya mulai melakukan tahapan seperti apa yang diusulkan oleh KPU. Harapan kita kepada masyarakat tentunya kehadiran Bawaslu ini sebagai partisipasi masyarakat dalam pengawasan mulai dari persiapan,” pungkasnya. (lis)