Caption Foto : Ketua KONI Jombang  Heru Ariwanto saat ditemui di ruang kerjanya

mediapetisi.net – Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Jombang akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Kabupaten dimasa Pandemi Covid 19 pada tahun 2021. KONI Kabupaten Jombang menerima anggaran hibah mencapai 2 M di tahun 2021. Tidak hanya untuk Kegiatan Pekan Olahraga Kabupaten ( PORKAB) dana hibah juga digunakan untuk kebutuhan lainnya, sebab anggaran PORKAB tidak mencapai 10%.

“Anggaran hibah dari Dispora juga sudah di susun dalam rencana anggaran kegiatan dan digunakan untuk kesekretariatan 30% dan 70% untuk kegiatan seperti bimtek, pembinaan, dan kegiatan cabor. Apabila ada anggaran yang tersisa atau tidak digunakan maka akan di kembalikan ke anggaran negara,” ungkap Heru Ariwanto Ketua Umum KONI Jombang saat ditemui di ruang kerjanya. Kamis (26/8/2021)

Sementara itu, Porkab merupakan tahapan dalam menjaring atlet untuk menyongsong kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan diselenggarakan tahun 2022  dan akan dilaksanakan di Kabupaten Jember, Situbondo, Bondowoso dan Lumajang. Setelah melakukan Porkab, KONI akan melakukan MUSLANKAN yang bertujuan agar atlet yang memenuhi kriteria di Cabor – Cabor tersebut dibantu mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 sehingga atlet – atlet tersebut bisa meraih peringkat lebih tinggi minimal di tingkat 10- 15 besar.

“KONI sudah menyiapkan Porkab jauh – jauh hari sebelumnya dengan mengacu atas aturan-aturan pemerintah terkait PPKM darurat sehingga dari seluruh Cabang Olahraga (Cabor) diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan dan membatasi jumlah peserta. Misalnya Cabor Panah tetap bermasker, sedangkan Cabor Renang tidak pakai masker karena kondisinya tidak mungkin tetapi di luar kegiatan Porkab harus tetap mematuhi prokes. Selanjutnya peraturan atau syarat mengikuti Porkab seperti swab antigen kami serahkan kepada Cabor tetapi kalau memang ada syarat untuk melakukan swab antigen maka nanti akan terkendala dalam anggaran pelaksanaan,” papar Heru.

Sedangkan untuk menggali bibit – bibit potensi olahraga terutama di sumber daya manusia KONI selalu koordinasi dengan Cabor di Kabupaten Jombang dan diharapkan untuk mengkondisikan atlet yang ada. Dari 38 Cabor sudah ada 30 cabor yang sudah mengajukan anggaran proposal dan sisanya masih kita tunggu, apabila dari Cabor tidak berani melakukan Porkab³ maka anggaran akan kembali ke negara. 

“Kami juga melakukan beberapa pertemuan dengan Cabot untuk merencanakan dan memfasilitasi apa yang di butuhkan atlet sesuai dengan bidangnya. Selain itu, Cabor juga menampung atlet yang berpotensi dan berprestasi sehingga nantinya dari KONI bisa memadai dan memfasilitasi. Untuk tempat pelaksanaan Porkan kami serahkan kepada Cabor dengan membuat proposal, jadi KONI hanya menerima laporan dari pelaksanaan Porkan per Cabor,” jelas Heru.

Di tempat sama, Sekretariat KONI Kabupaten Jombang yang enggan di sebut namanya menambahkan apa yang disampaikan oleh ketua KONI, dari KONI sudah membuat surat ke Bupati Jombang dan ke tim Satgas Covid-19 terkait pemberitahuan, pembinaan dan izin akan dilaksanakan Porkab akan tetapi belum ada balasan sampai sekarang dan kita anggap itu sudah di izinkan, lagi pula hari sebelumnya Ketua KONI sudah membuat informasi di salah satu media Jombang yang bersifat umum itu juga tidak ada teguran.

“Lagi pula kami melaksanakan Porkab tanpa ada pembukaan, penonton maupun kegiatan yang seremonial lainnya, Kalau undang – undang diperbolehkan melakukan olahraga atau Porkab di masa pandemi memang tidak ada, tapi kami tetap mengacu dari Kapolri dan Kemenpora yang memperbolehkan menggelar sepak bola. Dan terpentingnya kita tetap mematuhi protokol kesehatan dan Porkab ini tidak hanya dilakukan secara offline ada pula yang dilakukan secara online seperti senam yang di nilai dengan mengirimkan video,” pungkasnya. (lis)