Caption Foto : Kapolres Jombang didampingi Forpimcam dan Kades Kepatihan saat menyerahkan bantuan kepada anak yatim

mediapetisi.net – Penyerahan bantuan Pemerintah Desa Kepatihan APBDes Tahun 2021 yakni 281 sepatu sekolah bagi anak yatim dan anak penyandang disabel, 35 paket peralatan dapur bagi janda kepala rumah tangga pra sejahtera, 65 paket peralatan untuk budidaya ikan dan pakan dan hasil rekayasa warga alat semprot fogging serta santunan dari Kapolres Jombang. Bertempat di Balai Desa Kepatihan Kecamatan/Kabupaten Jombang. Rabu (16/6/2021)

Kepala Desa Kepatihan Erwin Pribadi mengatakan Anggaran Desa tahun 2021 di fokuskan pada pemberdayaan masyarakat untuk pemulihan ekonomi dengan memberikan bantuan 281 sepatu sekolah bagi anak yatim dan anak penyandang dosabel, 65 paket peralatan untuk budidaya ikan dan pakan dan hasil rekayasa warga alat semprot fogging. Program berkadang dari kabupaten Jombang untuk 35 paket peralatan dapur bagi janda kepala rumah tangga pra sejahtera.

“Dari 281 pasang sepatu yang kami alokasikan kepada masyarakat desa Kepatihan memang tidak semuanya bisa kami beri karena status ekonomi pertama memang saya prioritaskan anak – anak yatim, keluarga prasejahtera yang orang tuanya berpenghasilan kurang lebih 1 juta per bulan. Sedangkan bantuan kepada janda kepala rumah tangga pra sejahtera dari program Jombang Berkadang tahun 2020 yang dipergunakan untuk tahun 2021. Sesuai petunjuk harus sesuai dengan kriteria untuk 20 kepala rumah tangga miskin, tetapi karena di Kepatihan lebih dari itu maka dengan segala macam upaya kita tambah 15,” terangnya.

Kemudian pandemi ini membawa berkah membawa hikmah ada salah satu warga selaku ketua RT melakukan rekayasa teknologi membuat alat fogging dari bahan sederhana ditahun 2021 awal alatnya cukup efektif dan murah untuk digunakan sehingga alat tersebut bisa dianggarkan satu alat harganya tidak sampai 200 ribu. Tetapi pihak desa minta tolong alat tersebut dianggarkan untuk dberikan kepada RT dan RW. Ketika nanti nyemprot harus koordinasi dengan desa dan puskesmas.

“Kami juga mencanangkan program budidaya lele untuk diserahkan kepada kader posyandu, ketua RT, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Harapannya agar lele benar – benar dirawat. Bibit dan pakan sudah disiapkan sehingga setelah 2/3 bulan panen hasilnya 50% atau lebih itu disumbangkan kepada warga yang tidak mampu sisanya lagi kalau bisa dijual pada warga setempat agar bisa digunakan untuk beli bibit lagi. Sedangkan posyandu setiap triwulan bisa dipanen untuk anak – anak posyandu sebagai upaya pemerintah desa untuk mencegah stunting. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres juga ikut memberikan santunan kepada warga kami,” jelas Erwin. Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP. Agung Setyo Nugroho SIK. MH. menyambut baik pemberian bantuan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa Kepatihan. Karena saat ini perekonomian pada masa pandemi memang serba sulit. Jombang ini kemarin sempat zona kuning jadi pasien covid di Jombang jumlahnya 18 orang tetapi setelah lebaran kemarin memang ada peningkatan ketika dilihat datanya di Dinas Kesehatan ada sekitar 43 orang.

“Oleh karena itu,saya sarankan kepada bapak ibu semuanya ditata kembali agar semua tetap disiplin memakai masker dan melakukan protokol kesehatan. Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah meningkatnya Covid-19. Menjelang Hari Bhayangkara ke 75, Polres Jombang bhakti sosial dengan memberi bantuan anak yatim dan disabilitas desa Kepatihan. Meski nilainya sedikit, mudah – mudahan bermanfaat bagi warga,” pungkasnya. (lis)