Caption Foto : Kepala Desa Tejo saat ditemui di ruang kerjanya

mediapetisi.net – Menindaklanjuti pengaduan masyarakat Desa Tejo yang tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali dari pihak pemerintahan desa berupa apaapun baik bantuan berupa Sembako, BLT-DD, Kemensos serta bantuan pemerintah untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Masyarakat tersebut pernah dimintai KK serta KTP beberapa kali katanya untuk mengajukan bantuan, bahkan saat ada program bedah rumah serta MCK dari pemerintah sudah sampai di foto kondisi rumahnya ternyata sampai sekarang tidak terlaksana, padahal masyarakat yang ekonominya lebih mampu malah mendapatkan bantuan.

Kepala Desa Tejo Ponedi ketika di konfirmasi terkait pengaduan tersebut menyampaikan, tahun kemarin di Desa Tejo memang ada program RTLH Bedah Rumah dari program Jombang Berkadang, cuma kuotanya untuk Desa Tejo hanya 6 rumah. Tahun ini sepertinya tidak ada.

“Terkait bantuan seperti Bansos Kemensos pihak desa hanya bisa mengajukan saja, bantuan yang menjadi wewenang desa untuk memvalidasi mana yang pantas mendapatkan bantuan hanya bantuan dari BLT-DD. Penerima BLT-DD di Desa Tejo hanya 143 Orang, setiap 3 bulan sekali di alihkan kepada yang belum pernah mendapatkan, sudah hampir merata warga desa Tejo medapatkan bantuan,” terang Ponedi saat ditemui di ruang kerjanya. Selasa (27/4/2021)

Memang untuk program BPNT banyak yang belum cair, keterangan dari pendamping untuk keluarga tunggal tidak bisa mendapatkan program BPNT walaupun masuk di dalam DTKS. Pengurangan penerima BPNT ada 100 orang penerima

“Bagi warga yang belum cair saya usulkan ke pendamping dan dianjurkan untuk mengajukan kembali, sehingga warga yang belum cair di minta foto copy KK dan KTP. Masalah pengajuan itu bisa dapat atau tidak, pihak desa juga tidak tahu. Kalau memang terdapat warga saya yang benar-benar belum mendapat bantuan dan layak mendapatkan bantuan akan saya berikan BLT-DD berikutnya,” pungkas Ponedi.

Sementara itu, Camat Mojoagung Aminatur Rokiyah ketika akan dikonfirmasi pada Rabu (28/4/2021) terkait hal ini tidak dapat ditemui, ketika dihubungi melalui pesan aplikasi WhattsApp juga tidak ada respon. (azl)