Caption Foto : Bupati Jombang saat menyapa PPL

mediapetisi.net – Sebanyak 29 orang Pengurus Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Jombang Masa Bhakti 2021 – 2026, dikukuhkan oleh Wakil Ketua Perhiptani Provinsi Jawa Timur Ir. Sri Widarti.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, disaksikan oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, Sekdakab Jombang Dr. Akh Jazuli, Asisten dan Kepala OPD terkait ditandai pembacaan SK, penyerahan Panji Pataka, serta Penandatanganan Berita Acara Pengukuhan dari Ketua Lama, Agus Bambang Riyanto pada Ketua Baru, Agus Fahmi Arwani. Bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang. Senin (29/3/2021)

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengapresiasi seluruh Penyuluh Pertanian yang ada di Kabupaten Jombang. Pada agenda pengukuhan yang sekaligus menjadi ajang silaturahmi dengan para penyuluh pertanian tersebut, Bupati berjanji akan memberikan kendaraan operasional, berupa sepeda motor bagi para penyuluh pertanian, guna membantu kelancaran tugas mereka melakukan pendampingan kepada para petani.  

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang  saya sampaikan ucapan selamat dan terimakasih telah dikukuhkannya pengurus Perhiptani yang baru, periode tahun 2021-2026. Semoga bapak ibu sekalian  mampu mengemban amanah dan membawa organisasi menuju lebih baik lagi, lebih semangat dan makin inovatif dalam bekerja mendampingi para petani,” ungkapnya.

Karena masih dalam pandemi Covid-19 anggaran kendaraan operasional ini belum bisa mengcover semua Penyuluh, yang jelas mungkin separo dulu untuk tahun 2021, sisanya tahun 2022. Bupati berharap upaya peningkatan kapasitas SDM pertanian harus terus ditingkatkan agar petugas pertanian maupun petani memiliki kemampuan untuk berinovasi memecahkan permasalahan, efisiensi usaha tani dan membangun jejaring usaha oleh seluruh petani di Jombang. Dengan demikian petani Jombang akan bisa memiliki daya saing yang kuat dan mampu memperjuangkan kesejahteraannya.

“Penyuluh Pertanian di Kabupaten Jombang, kompetensi SDM nya harus ditingkatkan sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi juga jaman. Hal ini tentu akan berpengaruh pada percepatan pembangunan  pertanian di kabupaten Jombang secara efektif dan efisien. Penyuluh Pertanian harus dapat memberikan pencerahan, inovasi, dukungan dan dorongan kepada para petani agar produksi dan produktivitas hasil pertanian lebih bagus dan semakin meningkat,” harapnya.

Pembangunan pertanian akan bisa berjalan dengan baik jika Sumber Daya Manusia (SDM) dan kelembagaan pertanian bisa mendukung program pembangunan pertanian dengan baik, tandas Bupati perempuan pertama di kota santri ini. Penguatan kelembagaan petani di Kabupaten Jombang telah dituangkan dalam SK Bupati Jombang No.188.4.45/472/415.10.1.3/2019 tanggal 27 Nopember 2019 tentang Penetapan Daftar Asosiasi Komoditas tingkat Kabupaten dan Kecamatan, kelompok tani dan gabungan kelompok tani di Kabupaten Jombang diharapkan bisa memacu kinerja lembaga petani menjadi lebih baik lagi.

“Peran penyuluh menjadi sangat strategis dalam upaya peningkatan kualitas SDM pertanian. Penyuluh dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kapasitas diri agar lebih peka terhadap permasalahan dilapangan sekaligus memberikan solusinya dan terus memotivasi petani agar mau dan mampu menerapkan teknologi pertanian tepat guna. Hal ini tentunya akan membawa petani kita memiliki pendapatan yang meningkat dan lebih sejahtera,” pungkas Bupati Jombang. (lis)