Caption foto : Bupati bersama Forkopimda

mediapetisi.net – Tasyakuran dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 73 tahun 2019 oleh Polres Jombang. Dihadiri oleh Bupati Jombang, Jajaran FORKOPIMDA, PJU Polres Jombang, Jajaran Kapolsek dan Danramil, Pimpinan Perusahaan dan Beberapa Elemen masyarakat. Bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang. Kamis (11/7/2019).

Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto menyampaikan sambutan dari Kepala Kepolisian RI, Prof. H. Muhammad Tito Karnavian. Tito mengatakan peringatan Hari Bhayangkara terkait erat dengan tertibnya penetapan pemerintah yang jawatan kepolisian negara yang semula berada dalam lingkungan kementrian dalam negeri ditetapkan menjadi jawatan tersendiri yang langsung berada dibawah perdana menteri atau presiden selaku kepala pemerintahan pada 1 Juli 1946 juga menjadi momentum meleburnya berbagai elemen kepolisian dalam satu institusi kepolisian yang bersifat Nasional. Saat ini organisasi institusi polri tetap survive dan bertahan melaksakan tugasnya yang telah diatur dalam undang-undang. 

“Kepolisian RI saat ini memiliki anggota 446.873 personel yang tersebar di 34 Polda di 34 Provinsi, 461 Polres di 514 Kabupaten/Kota dan 4.872 polsek di 7.201 kecamatan. Bersama dengan jajaran TNI dan komponen bangsa lainnya menjadi pilar, penjaga keutuhan NKRI. Berbagai perbaikan yang dilaksanakan oleh polri selama 3 tahun terakhir ini melalui program promoter, profesional, modern dititik beratkan pada 3 kebijakan utama, yaitu: peningkatan kinerja lebih profesional, perbaikan kultur, merubah persep dan mensed dan menejemen media. Hal tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme dalam penegakkan hukum dan pemeliharaan kestabilan kamtibnas secara optimal,” ujarnya.

Lanjut Fadli, terkait dengan pelayanan publik di Jombang, Polres Jombang sudah melaunching layanan laporan polisi online yang dapat dicetak sendiri dan dapat segera digunakan, ada pula SIM drive true yang pertama kali di Indonesia baru ada di Jombang baru ada di Jombang, sehingga perpanjang SIM tidak perlu turun dari motor. layanan SKCK juga dibuat senyaman mungkin. Selain itu, Polres Jombang mendukung penuh untuk pemerintah daerah melayani masyarakat dengan baik dengan bersinergi dengan mengutamakan layanan masyarakat dengan baik.

“Pelayanan kultur dilakukan untuk menghapus budaya korupsi dengan berupaya dengan perubahan birokrasi menekan pertemuan secara langsung, sehingga budaya korupsi dapat ditekan. doktrin polri untuk melayani dan melindungi akan terus dilakukan. Sedangkan manajemen media dilakukan melalui media konvensional dan media sosial dengan menyampaikan upaya polri dalam upaya kamtibnas dan meminimalisir berita negative termasuk hoax dan ujaran kebencian. kepercayaan publik terhadap institusi polri terus meningkat yang saat ini berada dalam 3 besar lembaga yang dipercaya oleh publik. hal tersebut dapat tercapai berkat dukungan semua pihak, pendewasaan terhadap polri baik dari internal maupun eksternal,” tegas Fadli.

Jombang saat ini dalam masa penilaian untuk penilaian zona integritas dan menjadi wilayah bebas, bersih melayani dengan harapan dapan masuk dalam 10 besar, sehingga perlu dukungan dan bantuan masyarakat Jombang. pencapaian tersebut tidak dapat diraih tanpa bimbingan dan arahan dari semua pihak agar Polri dapat mencapai tugas yang maksimal dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Selain itu, penegakan hukum di Jombang yang humanis penting untuk mencapai keadilan yang diinginkan oleh masyarakat, harap Fadli.

Sementara itu, Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke 73 untuk Polres Jombang. Kehadiran seluruh elemen masyarakat ini merupakan satu bentuk dukungan kepada pemerintah dan Polri. Penyelenggaraan semua anggota yang dilaksanakan oleh pemerintah secara Nasional dapat berjalan dengan aman dan damai berkat partisipasi Polri dan TNI, begitu pula pelaksanaan yang ada di Jombang juga berjalan dengan dengan baik, keamanan dan ketertibannya. Kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah Kabupaten Jombang dengan Kepolisian terus dapat dilakukan.

“Polri masih memiliki banyak tantangan ¬†kedepan, maka diharapkan untuk terus meningkatkan sumberdaya manusia Polri guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang lebih kompleks, Polri juga diharapkan untuk terus mengedepankan strategi proaktif yang preventif dengan pendekatan yang humanis, serta meningkatkan pelayanan publik yang modern, mudah dan cepat. selain itu juga meningkatkan profesionalisme dan transparan dalam menegakkan hukum, serta memberikan rasa adil kepada masyarakat dan perkuat koordinasi dengan TNI dan lembaga pemerintah, serta masyarakat dalam memelihara keamanan dan pelayanan sosial,” pungkasnya. (rin/yun)